Misi khusus akan tersaji saat laga eksebisi antara tuan rumah Sriwijaya FC melawan Starbol Indonesia, Sabtu (27/6) malam di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang. Kedua tim saat jumpa pers yang diadakan di Hotel Arista Palembang, Jumat (25/6) sore sepakat untuk melupakan sejenak kisruh berkepanjangan antara Menpora – PSSI yang mengakibatkan terhentinya kompetisi dan jatuhnya sanksi FIFA akhir bulan Mei lalu.

“Jujur kami tidak mau membicarakan kisruh antara elit di tingkat atas, namun sebagai pelaku sepakbola tentu kami tidak boleh tinggal diam dan harus terus berkarya walau saat ini sedang ada pembekuan,” ujar Kurniawan Dwi Yulianto saat jumpa pers.

Menurutnya, pertandingan ini diharapkan dapat memberikan pesan bagi Menpora – PSSI yang menurutnya terus mempertontonkan keributan. “Pemain sudah semestinya bersatu dan memperlihatkan arti fair play atau sportifitas buat pihak-pihak yang terus berseteru sampai sekarang,” ungkap pemain Indonesia yang pernah merumput di Italia ini.

Hal serupa juga disampaikan Rochy Putiray yang mengaku tidak ingin mengomentari terlalu jauh kisruh yang terjadi saat ini. “Mereka semua orang pintar dan tahu jalan keluarnya, namun kami harap para petinggi tersebut mau membuka mata nantinya. Sebagai mantan pesepakbola tugas kami hanya memberikan yang terbaik dan memberikan pelajaran buat pemain muda di Indonesia bahwa mereka harus terus berlatih sehingga jika masalah ini selesai, pemain pun sudah siap,” tambahnya.

Demikian juga penegasan yang disampaikan oleh Rudy Keltjes, pelatih yang ditunjuk untuk menangani laskar wong kito di laga eksebisi ini. “Sepakbola itu bermain dengan kaki, tapi kini di Indonesia lebih banyak yang beradu mulut. Tidak ada jalan lain, jika ingin masalah ini cepat selesai maka bapak Menpora dan PSSI yang sebenarnya harus duduk bersama,” ujar pelatih senior ini.

Pelatih Starbol Indonesia, Francis Wewengkang mengaku sangat senang dengan diadakannya laga eksebisi ini karena dapat mengumpulkan pelaku sepakbola nasional. “Apalagi di tengah suasana kisruh PSSI, Starbol Indonesia hadir dengan berkekuatan 20 pemain yang hampir semua pernah berseragam timnas,” ungkapnya singkat.

Artikel Terkait