Jakarta: Sebanyak 422 orang kontingen Indonesia yang akan berjuang pada Asian Para Games ke-3 Tahun 2018 di Jakarta secara resmi dikukuhkan oleh Menpora Imam Nahrawi bersama Ketua Inapgoc Raja Sapta Oktohari, CdM Kontingen Indonesia Arminsyah di Tower 7 Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, Senin (1/10) malam.
Menpora berharap dengan kekuatan 422 atlet dan ofisial Indonesia di Asian Para Games 2018 akan memberikan kabar terbaik untuk bangsa. “Semoga dengan doa dan dukungan seluruh bangsa, seluruh punggawa kita akan memberikan kabar terbaik, kami percaya proses pelatihan yang telah dilaksanakan baik pelatnas di Solo, try out luar negeri dan bimbingan pelatih, Cdm akan membuat kita semakin yakin dan semangat untuk memenuhi target,” kata Menpora.
Terlebih NPC, Cdm dan Presiden lanjutnya, selalu memberikan support hadir dan memberikan semangat untuk menjadi energi positif untuk lebih optimis membawa nama harum Indonesia di pesta olahraga terbesar se-Asia untuk atlet diffabel yang akan digelar mulai tanggal 6 hingga 13 Oktober tahun 2018 ini di Jakarta.
“Penduduk Indonesia akan mengawal saudara sekalian yang akanĀ  mengumandangkan lagu Indonesia Raya dan mengibarkan Merah Putih, di prestasi saudaraku semualah martabat Indonesia dipertaruhkan, lewat prestasi saudaraku semua saudara kita yang sedang dilanda musibah akan tersenyum, dan gembira karena prestasi dan medali demi medali yang akan kita raih,” kata Menpora menyemangati atlet.
Dalam kesempatan ini pula menteri asal Bangkalan, Madura ini memastikan bahwa bonus peraih medali emas Asian Para Games nilainya sama dengan peraih medali emas pada ajang Asian Games 2018. “Bonus Asian Para Games sama dengan bonus Asian Games 2018 dan insyaallah Bapak Presiden akan menyerahkan sebelum keringat kita kering, jangan pikirkan bonus jadikan bonus motivasi untuk meraih medali emas sebanyak-banyaknya,” tambah Menpora.
CdM Kontingen Indonesia Arminsyah menyampaikan kontingen Indonesia didampingi 43 orang anggota tim CdM serta jajaran Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta sejumlah 100 orang. Kontingen Indonesia mengikuti 18 cabang olahraga dengan jumlah atlet 296 orang dan didampingi 18 orang menejer, 40 orang pelatih, asisten pelatih 35 orang, 33 orang ofisial sehingga total keseluruhan kontingen Indonesia adalah 422 orang.
“Jumlah total atlet, pelatih dan ofisial dari cabang panahan 20 orang, atletik 59 orang, boccia 14 orang, badminton 28 orang, catur 25 orang, goal ball 15 orang, blain judo 14 orang, lawn bawl 27 orang, paracycling 21 orang, powerlifting 19 orang, shooting 18 orang, swimming 36 orang, ten pin boling 14 orang, table tenis 40 orang, sitting voli ball 22 orang, wheelchair basket 16 orang, wheelchair fencing 16 orang, wheelchair tennis 11 orang,” urainya.
Armin menambahkan, target Kontingen Merah-Putih adalah 8 besar. “Sesuai arahan Bapak Presiden target Indonesia tidak delapan besar tidak apa-apa kalau kepeleset jadi tujuh atau enam besar tidak apa-apa, dengan estimasi perolehan medali yakni 18 medali emas, 35 perak dan 34 perunggu, seluruh atlet saat ini sehat dan siap mengharumkan nama bangsa,” tambah CdM yang juga Wakil Jaksa Agung ini.
Turut hadir Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Mulyana, Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga R. Isnanta, Asdep Pebgembangan Olahraga Tradisional dan Layanan Khusus Bayu Rahadian, Ketua NPC Senny Marbun, perwakilan Kemensos dan Para Jaksa Tinggi Muda. (ben/ril)

Artikel Terkait