PALEMBANG — Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) tunjukkan dukungan penuh terhadap visi misi provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dalam lakukan percepatan pembangunan.

Dukungan ini ditandai dengan penandatanganan Kesepakatan Bersama antara pemerintah provinsi Sumsel dengan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) di Griya Agung, Senin (03/04).

Ketua KPPU Dr. Syarkawi Rauf, mengatakan pihaknya siap mendukung digarda terdepan agar kemajuan di Sumsel bergerak lebih cepat. Apalagi saat ini Sumsel tengah sibuk mempersiapkan diri menjadi tuan rumah event internasional yang ditandai dengan dilakukannya pembangunan infrastruktur secara masif.

Menurut Syarkawi, Sumsel merupakan salah satu provinsi dari tujuh provinsi yang menjadi prioritas bagi KPPU untuk diberikan dukungan. Alasannya tak lain karena Sumsel merupakan provinsi besar dengan hasil alam yang melimpah.

“Bagaimana Sumsel mendorong perekonomiannya dengan sumber daya alam yang dimiliki bukan hanya minyak, tetapi ada gas, batubara karet dan pangan juga luar biasa,” ungkapnya

Oleh karena itu, sambungnya KPPU ingin berpartisipasi mendukung pemprov Sumsel sehingga proses percepatan pembangunan lebih cepat lagi dengan hasil yang berkualitas.

” Dana Rp 67 Triliun masuk ke Sumsel untuk pembangunan infrastruktur ini harus kita kawal bersama sehingga target pemerintah tercapai bukan hanya dalam jangka panjang tetapi juga jangka pendek dan menengah,” ujar dia.

Syarkawi menegaskan, pihaknya juga akan mendukung pemprov dalam hal tender pengdaan barang dan jasa yang harus benar-benar bersih dan sehat.

“Kita tidak ingin seperti yang lalu proyek di daerah mengalami masalah dan kita tidak ingin itu terjadi, oleh karenanya di KPPU ada daftar periksa persaingan, ini bisa menjadi alat atau instrumen bagi gubernur, DPRD dan pemda dalam rangka pembuatan kebijakan persaingan yang sehat,” tukasnya. (Juniara)

Artikel Terkait