Memasuki pekan kedua kompetisi Indonesian Soccer Championship (ISC) 2016, banyak skor imbang yang terjadi dan tidak ada tim yang mampu meraih kemenangan secara beruntun. Hal ini sendiri diakui oleh beberapa pemain Sriwijaya FC sebagai sebuah kejutan dan membuat mutu kompetisi semakin meningkat.

“Tidak ada tim yang superior, kalaupun ada yang menang skornya pun tipis, tidak ada yang unggul telak,” ujar gelandang jangkar SFC, Yu Hyun Koo. Menurutnya, kulitas seluruh tim yang berlaga di ISC juga tidak terlau jauh dan sekarang lebih merata.

“Poinnya pun tidak berbeda jauh, jadi tidak ada lagi tim yang bisa disebut papan atas atau papan bawah,” ungkapnya. Pemain asal Korea Selatan ini juga menyambut baik kebijakan operator ISC yang membuat jadwal pertandingan lebih menguntungkan dari sisi pemain.

“Dulu kita bisa bermain 2 kali dengan rentang waktu yang singkat, sekarang seminggu sekali dan itu lebih membuat pemain lebih terjaga kondisinya. Tapi dari sisi klub pasti ada konsekuensi penambahan biaya,” tambahnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh legiun asing SFC lainnya, Hilton Moreira. Menurutnya, banyaknya klub yang bermain imbang di 2 pekan awal ISC salah satunya disebabkan oleh kebijakan baru operator ISC musim ini. “Sekarang semua pertandingan disiarkan langsung, hal ini sangat baik karena dapat membantu menaikkan kualitas kompetisi. Dengan ditayangkan di televisi, bisa mengontrol pemain atau perangkat lainnya,” ujar pemain asal Brasil ini.

Sementara itu, dari sesi latihan yang digelar Selasa (10/5) sore di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, masih belum dihadiri oleh 2 pemain yakni Thierry Gauthessi dan Wildansyah. Thierry sendiri menurut laporan masih harus menjalani pemeriksaan di laboratorium sebelum kembali comeback ke lapangan hijau. Sedangkan Wildansyah juga absen karena terkena sakit dan belum fit 100 persen

Artikel Terkait