PALEMBANG — Sebagai bentuk komitmen Pemerintah Provinsi  Sumsel untuk menjaga masyarakat agar tidak tertipu dalam investasi bodong, pemprov Sumsel melaunching tim kerja satgas waspada investasi sumsel di Hotel Novotel, Jumat (28/10).

Dikatakannya, pembentukan tim kerja satgas waspada investasi telah dilakukan pada 26 Juni 2016 lalu, hari ini hanya ceremony saja.

Lanjut Ishak Mekki, supaya tim ini bekerja kalau ada yang menawarkan investasi yang menggiurkan, dengan menggunakan berbagai cara untuk menarik orang supaya berinvestasi, ternyata investasinya illegal sehingga mengakibatkan kerugian bagi masyarakat.

“Nah, tim ini harus tahu sejak dini supaya jangan sampai terjadi investasi bodong yang ditawarkan. Bila perlu laporkan kepada tim OJK, apa benar tawaran ini, dari perusahaan ini, dari yayasan ini, karena semua investasi harus  terdaftar,” jelasnya.

Ia mengajak masyarakat untuk teliti, cermat, dan evaluasi terhadap investasi.
Bila terlanjur  berinvestasi pada perusahaan bodong ia menyarankan untuk meminta kembali investasinya, seandainya tidak dikembalikan laporkan untuk di proses secara hukum.

“Tim ini beranggotakan dari Kejaksaan, Kepolisian, Kementerian Agama, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, Perhubungan dan Perindustrian,” katanya.

Ishak Mekki menghimbau masyarakat
agar jangan mudah tergoda iming-iming maupun rayuan dengan bunga tinggi. Msyarakat harus teliti, cermat dan bertanya kepada OJK, BI. (juniara)

Related Post