PALEMBANG — Koalisi Indonesia untuk Kependudukan dan Pembangunan Daerah provinsi Sumatera Selatan memiliki peran penting dalam pembangunan kesejahteraan dan kemajuan di provinsi Sumsel.
Karena persoalan kependudukan sangatlah kompleks dan tidak bisa selesai dalam satu sektor saja dan semua piham butuh bergandengan tangan untuk menyelesaikannya.
Hal itu diungkapkan Asisten III bidang Kesejahteraan Rakyat Setda pemprov Sumsel, Akhmad Najib disela pelantikan Pengurus Koalisi Indonesia untuk Kependudukan dan Pembangunan Daerah Sumsel periode 2016-2019 di Gedung Serbaguna DPRD Sumsel, Sabtu (26/11). Menurutnya, program dari koalisi ini senada dengan program unggulan pemprov Sumsel untuk mensejahterahkan dan mengunggulkan masyarakatnya.

Kini pemprov Sumsel juga tengah bekerja keras meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta infrastruktur yang ada di Sumsel. “Keseriusan pemerintah Sumsel dibuktikan dengan porsi anggaran pendidikan dan kesehatan lebih besar dibandingkan dengan anggaran pusat,” katanya.

Seiring dengan hal tersebut, pemerintah juga giat memperkenalkan Sumsel ke dunia luar melalui berbagai event international yang diselenggrakan di Sumsel.

“45 negara akan mengunjungi Sumsel diajang Asian 2018 mendatang, saat ini kota kita memang amburadul karena berbenah diri, tapi yakinlah 2018 mendatang Palembang akan menjadi kota tercantik,” ujar Akhmad Najib.
Untuk itu, Akhmad Najib berharap Koalisi Indonesia untuk Kependudukan dapat mengambil peran dalam pembangunan daerah yang tengah dilakukan. (Juniara)

RelatedPost