BALI — Kualitas wasit sepakbola Indonesia kembali mendapat pertanyaan setelah insiden kontroversial terjadi di laga perdana grup 4 yang mempertemukan tuan rumah Bali United melawan Sriwijaya FC, Selasa (7/2) malam di stadion I Wayan Dipta Gianyar.
Di menit 23, sebuah umpan matang pemain Sriwijaya Rahmad Hidayat kepada Hilton Moreira dianggap asisten wasit Nurhadi (Malang) sebagai sebuah offside. Sontak kejadian ini sempat mendapat protes keras dari punggawa laskar wong kito yang menganggap Hilton dalam posisi onside karena berlari dari belakang sebelum menerima umpan Rahmad Hidayat.
“Soal kejadian tersebut, silahkan masyarakat yang menonton pertandingan ini untuk menilainya. Namun saya mendapat laporan dari pengurus yang menyaksikan tayangan tersebut di televisi bahwa tidak offside,” ujar pelatih SFC, Widodo C Putro usai pertandingan.
Menurutnya, kejadian seperti ini tentunya akan mendapat tindak lanjut dari komite pengawas wasit yang menonton lansung pertandingan ini di stadion. “Saya tidak akan berkomentar lebih lanjut karena ada pengawas dan komite wasit yang tadi hadir di stadion,” tambahnya.
Laga ini sendiri ini seperi dejavu bagi skuad SFC karena dipimpin oleh wasit Muslimin (Makassar) dan wasit cadangan Iwan Sukoco (Malang). Pasalnya musim lalu saat berlaga di kompetisi Torabika Soccer Championship, SFC pernah dimpimpin keduanya dalam laga penuh kontroversi saat melawan ke kandang Pusamania Borneo FC (27/8/2016) lalu.
Dalam laga yang berkesudahan dengan skor 2-2 ini, wasit Muslimin yang memimpin laga harus digantikan oleh Iwan Sukoco di babak kedua karena alasan keamanan. SFC yang unggul 2-1 di babak kedua dan unggul jumlah pemain setelah 1 pemain PBFC diusir di babak pertama akhirnya harus puas dengan hasil imbang di penghujung laga. (dedi)

Artikel Terkait