PALEMBANG — Perkembangan kasus dugaan tindak pidana korupsi dana bantuan sosial (bansos) dan hibah Provinsi Sumatera Selatan pada 2013 terus berjalan. Sebelumnya telah ditetapkan dua tersangka, yakni mantan Kepala Kesbangpol Ikhwanuddin dan Kepala BPKAD Sumsel Laonma PL Tobing.

Terkait hal tersebut, Kepala Badan Pemeriksa Keuangan RI, Harry Azgar Aziz saat ditanya awak media terlihat enggan berbagi. Dikatakannya, BPK RI sudah menyerahkan proses hukum ke pihak yang berwenang.

Menurutnya, pada saat itu total anggaran bansos sebesar Ro.  1,4 triliun dari total anggaran sedangkan untuk total penyimpangan  masih dalam perhitungan. “Jadi peyimpangan yang ditemukan oleh kita tidak sampai 3% tapi terkait dari pron yang ada sudah dilakukan pemeriksaan oleh auditor investigasi, ” jelasnya.

Diungkapkan Harry, Pihak BPK sudah yakin ada pron dan mereka juga melakukan pemeriksaan investigasi dan gasilnya tidak dapat  dilaporkan kepada publik.

“Yang terkena kasus itu sudah masuk laporan investigasi, tetapi saya tidak bisa melaporkan ke publik, karena kami serahkan ke aparat penegak hukum dan intinya proses bansos itu sedang dalam proses, ” tukasnya. (juniara)

RelatedPost