PALEMBANG — Salah satu rekrutan anyar Sriwijaya FC di putaran kedua kompetisi Torabika Soccer Championship (TSC) 2016, Manda Cingi mengaku sudah tidak sabar untuk berlatih bersama dengan deretan pemain senior laskar wong kito lainnya. Bahkan, alumnus SFC U21 ini bertekad untuk memperbaiki performanya di kesempatan keduanya bergabung dengan tim kebanggaan masyarakat Sumsel ini.

“Ini kali kedua saya ditarik ke tim senior, tentu saya ada target agar lebih baik ketimbang saat pertama dulu sewaktu kompetisi Qatar National Bank (QNB) League 2015. Yang pasti saya siap memberikan yang terbaik dan bekerja keras saat latihan agar mendapat kesempatan bermain nantinya,” ungkap pemain yang baru saja membawa Sumsel masuk ke 4 besar PON XIX ini.

Menurutnya, sebagai seorang pemain muda dirinya memang sangat membutuhkan kesempatan bermain untuk menunjukkan kemampuannya. “Kalau dulu tidak pernah kesempatan, semoga nantinya ada rejeki saya untuk main bersama SFC senior. Tentu saya ingin mengikuti jejak Teja Paku Alam, Zalnando atau Ichsan yang dulu rekan setim di SFC U21 dan sekarang sudah langganan masuk tim inti, saya tahu semuanya tidak akan mudah tetapi saya siap memberikan seluruh kemampuan terbaik saat latihan,” ujar pemain yang berposisi sebagai gelandang tengah ini.

Motivasi Manda pun semakin meningkat karena di skuad SFC ini dirinya akan bertemu secara langsung sosok idolanya yakni Firman Utina. “Kalau luar negeri saya suka Luca Modric, sementara yang lokal saya sangat mengidolakan bang Firman. Kemampuannya sangat komplet dan merupakan seorang leader di lapangan, apa yang sudah dicapai bang Firman saat ini sangat menginspirasi saya dan berharap bisa mencuri ilmu darinya saat berlatih nanti,” tambahnya.

Saat ini Manda sendiri belum memulai sesi latihan bersama tim SFC senior dan tengah pulang ke Lampung untuk bertemu keluarga besarnya terlebih dulu. “Sejak persiapan PON, saya sudah lama tidak pulang dan mau bertemu orang tua dulu sebentar sekaligus memulihkan cedera yang masih terasa nyeri sedikit. Hari Senin (3/10) nanti bersama pemain alumnus PON Sumsel lainnya saya baru akan bergabung dengan tim SFC di Wisma Atlet Palembang,” jelas Manda.

Di tim SFC, Manda akan menggunakan nomor punggung 19 dan diakuinya tidak ada alasan khusus dibalik pemilihan nomor ini. “Di PON Sumsel pakai nomor 12, dulu pas di SFC juga nomor itu. Tapi sekarang sudah dipakai Teja, jadi tidak enak dan tidak mungkin diganti. Kebetulan nomor 19 kosong jadi saya pilih, kedepan saya ingin mewarisi nomor Firman Utina,” pungkasnya. (dedi)

Related Post