PALEMBANG — Sejumlah veteran mengikuti upacara peringatan Hari Veteran nasional (Harvetnas) 2016 di Halaman Griya Agung di Jalan Demang lebar daun Palembang, Rabu (10/8).

Selain para veteran, upacara juga diikuti siswa SMA, anggota TNI, Kepolisian dan jajaran pemerintah provinsi Sumatera Selatan (pemprov Sumsel). Dalam upacara tersebut, juga diterbangkan balon dengan warna merah dan putih bertuliskan Harvetnas 10 Agustus 2016.

Mewakili Gubernur Sumsel, Asisten III bidang Kesejahteraan Rakyat, Ahmad Najib mengatakan, para pejuang veteran patut dihargai atas jasa besarnya dalam mempertahankan NKRI dan akan terus didukung melalui  bentuk penghargaan penuh dalam hal bisa memperhatikan kelayakan hidup mereka pada saat sekarang.

“Semoga dalam hari peringatan ini menjadi pelopor dalam pembangunan, tentunya kita merebut kemerdekaan dan mempertahankan kemerdekaan,” ucap Najib.

Ditambahkannya, diharapkan generasi kedepan harus bisa mewariskan nilai-nilai patriotis para pejuang, dimulai  dari perjuangan kebangsaan cinta tanah air serta melanjutkan apa yang dikerjakan oleh para pejuang terdahulu.

“Pemprov Sumsel melalui Gubernur telah  memberikan perhatian terhadap kepada para pejuang, seperti Umroh Gratis untuk setiap tahunnya, kedepannya akan lebih ditingkatkan lagi untuk pemenuhan kesejahteraan verteran,” jelasnya

Sementara itu Ketua LVRI Sumsel, Robert Siagian mengungkapkan rasa senangnya dapat merayakan hari veteran sekaligus mengenang masa lalu, masa perjuangan yang berat dengan selalu meneriakkan kemerdekaan adalah harga mati. Maka masih diperlukan acuan seperti semangat, supaya bisa maju dengan yang sudah dihasilkan.

“Dan kita harapkan anak-anak muda bisa tetap mempertahankan kesatuan,  jangan sampai direbut  orang lagi, perjuangan yang telah dimerdekakan itu,” harap Robert.

Diakui Robert, bahwa ia berkinginan seluruh elemen bisa mentransformasikan nilai-nilai perjuangan NKRI  Bhinekka Tunggal Ika Pancasila, karena seyakinnya dasar-dasar itulah negara kita dapat merdeka dan  masih tetap  ada dan memang diharapkan untuk  veteran NKRI  menjadi harga mati.

“Jadi kalau pun maju  untuk mempertahankan NKRI kami masih berani untuk berjuang,” kata Robert.

Para legiun veteran ini kembali membangkitkan jiwa nasionalisme menjadi salah satu program yang berusaha diwujudkan oleh Legiun Veteran Indonesia (LVRI). (juniara)

RelatedPost