PALEMBANG — Mengawali hobi dari merangkai kertas yang dipadukan dengan lembaran karton kemudian didesain menjadi sebuah model maupun figure yang unik dan menarik atau sering kita kenal dengan nama seni Paper Craft bisa mengantarkan seorang mahasiswi di Kota Palembang bernama Margareta, menjadi seorang jutawan muda dengan omset puluhan juta rupiah setiap bulannya, dari hasil hobi yang terus ia tekuni sejak masih duduk di bangku sekolah.

Sejumlah kreasi Paper Craft nan cantik dan unik ini pun lahir dari tangan terampilnya. Mulai dalam bentuk kubus, album foto bahkan sejumlah souvenir unik yang ia desain sendiri itu terlampir menjadi sebuah kerajinan tangan dan menyerupai bentuk asli nya.

Untuk menciptakan sebuah kreasi Paper Craft ini biasanya Margareta membentuk sebuah pola dengan memadukan semua warna yang ada. Lalu barulah, ia merangkai lembaran demi lembaran kertas tersebut dengan cara melipat, mengunting, merekatkan dan menghiasi setiap detail pola yang ada hingga menyerupai bentuk yang diinginkan.

Diperlukan kesabaran dan ketelitian ekstra dalam pengerjaan setiap detail Paper Craft tersebut, karena setiap detail yang ada dikerjakannya satu persatu secara manual dimana dalam pengerjaan ini, dirinya selalu mengutamakan unsur kerapian demi memuaskan pelanggannya, ungkap mahasiswa semester 6 jurusan psiokologi ini.

Tata panggilan akrab dara manis ini pun mengemukakan bahwa dirinya pun pernah mengulang sampai 3 kali bahkan lebih untuk pesanan yang ia kerjakan jika menurutnya masih belum terlalu rapi, karena kepuasan pelanggan adalah unsur kerapian yang terus dijaganya sampai sekarang. Maka tak heran untuk satu pengerjaan Paper Craft tersebut tata kadang harus menghabiskan waktu 5-7 jam untuk desain yang dipesan pelanggannya.

Sejalan dengan usaha yang ditekuni Margareta, pihak Disperindag sumsel yang dalam hal ini diwakili oleh kabid pengembangan umkm non agro Soni Maharani mengatakan bahwa pihaknya pun terus mengupayakan pengembangan pelaku umkm di Sumatera Selatan dengan melibatkannya pemasarannya melalui pameran dan juga kredit pinjaman usaha yang akan direkomendasikan kepada pihak bank jika pelaku UMKM tersebut memenuhi persyaratan yang ada.

Hasil kreasi Paper Craft margareta ini pun tak hanya dipasarkan di sejumlah wilayah penjuru tanah air bahkan kini kerajinan tangannya ini pun mampu menembus sejumlah pasar Asia Tenggara seperti Malaysia, Brunei Darussalam, Malaysia dan Singapura. Tak heran jika dari penghasilannya itu, Margareta kini mampu membiayai kuliahnya sendiri yang sudah memasuki semester 6 di salah satu perguruan tinggi negeri yang ada di Kota Palembang. (juniara)

RelatedPost