Kapten tim laskar wong kito Yu Hyun Koo sempat tidak sadarkan diri selama beberapa saat usai terjatuh dan kepalanya membentur tanah dengan keras pada saat laga semifinal turnamen Piala Gubernur Kaltim (PGK) 2018 saat bertemu Persebaya Surabaya, Rabu (28/2) kemarin tim. Hal ini  pun sontak membuat tim Sriwijaya FC sempat panik.

Dokter tim SFC, El Aminudin sendiri menyatakan pemain asal Korsel ini memang sempat mengalami gegar otak usai benturan tersebut. “Namun gegar otaknya hanya level 1, tapi saat dirawat Yu sendiri memang sempat kehilangan ingatan. Dia tidak ingat apa yang sudah dialaminya,” jelasnya saat dihubungi Kamis (1/3) sore.

Karena tidak terlalu parah, maka pihaknya tidak membawa Yu Hyun Koo ke Rumah Sakit dan hanya dilakukan perawatan di ruang medis stadion Batakan. “Kami sempat mengira akan ada gejala lanjutan seperti muntah-muntah, jika ada maka akan sangat berbahaya. Namun memang kondisinya kemarin memang sudah tidak memungkinkan untuk bermain sehingga harus ditarik keluar,” jelasnya.

Terkait aksinya yang langsung menerobos masuk ke lapangan walau belum mendapat izin wasit, Amin mengaku bahwa hal tersebut dilakukannya untuk segera memberikan pertolongan kepada Yu yang terlihat mengalami luka cukup serius. “Berdasarkan regulasi terbaru, jika ada insiden seperti itu dan terjadi di bagian kepala, maka dokter tim atau tim medis boleh segera masuk,” bebernya.

Sementara itu, Yu Hyun Koo sendiri saat dikonfirmasi mengaku tidak mengingat kejadian yang menimpa dirinya tersebut. “Kepala saya cukup pusing dan saya lupa kejadian yang sebelumnya. Siapa pemain yang berduel dan yang lain, sekarang sudah mendingan tetapi masih perlu istirahat dulu,” ungkapnya singkat.

Artikel Terkait