PALEMBANG — Upaya pemerintah untuk meningkatkan kemampuan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) agar bisa berdaya saing global terus dilakukan. Untuk itu, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI, Hanif Dhakiri akan menerapkan suatu pelatihan kerja yang termasuk dalam skema magang terstruktur.

Hanif menjelaskan untuk pola magang tersebut, sangat berbeda dengan kegiatan magang yang sebelumnya pernah didengar oleh masyarakat Indonesia, magang kali ini diterapkan berbasis jabatan.

“Jadi pekerjaan-pekerjaan yang akan mereka lakukan selama magang sesuai dengan jabatannya, contohnya kalau magang sebagai katakanlah food and di hotel itu yang di kerjakannya atau Kalau magangnya di kasir seperti itu juga intinya menyesuaikan jabatannya,” urainya.

Lanjutnya, setelah selesai pola magang tersebut para pekerja yang mengikuti magang nanti akan mengikuti uji kompetensi untuk mendapatkan sertifikasi profesi.

“Dengan begitu maka komplit angkatan kerja Indonesia untuk lebih baik dan  para TKI akan mempunyai instrumen atau mempunyai alat untuk masuk ke pasar kerja atau berwirausaha,”  kata dia.

Melalui pola magang ini, Hanif mengungkapkan akan melibatkan sebanyak 2.648 perusahaan di Indonesia untuk dapat memagangi kurang lebih 100 orang pekerja yang ada di Indonesia. “Kita harapkan program ini bisa berjalan dan berhasi,” harapnya. (juniara)

Artikel Terkait