PALEMBANG — Sriwijaya FC sukses meraih poin penting saat menjamu Persija Jakarta, Sabtu (10/10) sore di stadion Madya Bumi Sriwijaya Palembang. Gol tunggal bagi laskar wong kito dicetak oleh Alberto Goncalves di menit 77 babak kedua setelah berhasil umpan matang dari Nur Iskandar. Kemenangan ini membawa SFC naik 1 peringkat ke posisi 12 klasemen sementara kompetisi Liga 1 Indonesia 2017 dengan poin 34 menggeser Persela Lamongan yang turun 1 peringkat.

Pelatih SFC, Hartono Ruslan mengaku sangat gembira dengan hasil ini mengingat laga kontra Persija sangat penting bagi perjalanan timnya yang masih tertahan di papan bawah selama ini. “Perjuangan pemain sangat luar biasa, sejak awal kami memang sudah bertekad menyapu bersih 3 laga sisa di kandang. Melawan Persija sudah bisa diselesaikan dengan baik, namun melawan Arema dan Persegres nanti juga jangan sampai lepas. Saya senang karena seluruh pemain masih mampu menjaga keangkeran dan keberuntungan di stadion baru ini,” ungkapnya usai pertandingan.

Diakuinya, kunci kemenangan timnya di laga ini adalah mampu bermain sabar dan tidak terpancing untuk segera menyerang. “Gol yang lahir di laga ini sudah kami latih di sesi latihan, karena memang mereka tidak boleh terburu-buru dan terus sabar. Di babak pertama, kami sebenarnya punya 2 peluang yang harusnya menjadi gol, 1 terkena tiang dan saya katakana di ruang ganti untuk terus bermain dengan gaya sendiri,” tambahnya.

Sementara itu, Beto sendiri mengaku sangat senang mampu memberikan kemenangan penting bagi SFC saat melawan Persija. “Kami wajar menang karena semua pemain mau bekerja keras, bahkan sejak latihan pertama melawan Persija di awal pekan ini, kami sudah menunjukkan gairah yang besar untuk partai ini. Di babak pertama, kami sudah punya kesempatan untuk unggul tetapi kurang beruntung saja,” ujar Beto.

Sementara itu, pelatih Persija Stefano Cugurra menyebut Bambang Pamungkas dkk kehilangan konsentrasi di babak kedua. “Di babak pertama, mereka mampu memberikan tekanan yang kuat untuk SFC. Di babak kedua, ada 2 pergantian yang kami lakukan dan marking sedikit berkurang, tim lawan mampu memanfaatkan hal ini dan menciptakan banyak umpan silang. Kami sendiri ada 3-4 peluang tapi gagal karena buruknya finishing,” bebernya.

Dirinya pun menyentil kepemimpinan wasit Ruly Ruslin (Malang) yang memimpin laga ini. Pelatih asal Brasil kecewa karena pengadil di lapangan dianggapnya sangat merugikan pihaknya. “Saya dekat sekali dengan lapangan dan melihat kejadian yang terjadi. Di babak kedua ada dorongan terhadap Bambang Pamungkas dan itu mutlak penalti. Hal ini saya tanyakan ke hakim garis dan dia mengatakan wasit tengah lebih dekat yang melihatnya,” keluhnya.

Teco mengaku bahwa 2 kekalahan Persija belakangan ini lebih banyak dikarenakan faktor wasit. “Sama seperti SFC sore ini, saat melawan Bali United kami juga dikalahkan dengan cara yang sama. Ada penalti yang seharusnya kami peroleh saat Rudi Widodo dilanggar di menit akhir, lalu gol Bali juga salah satunya lahir karena proses offside,” tambahnya.

Setelah laga ini, SFC akan kembali bertanding dan melakukan laga tandang ke kandang Perseru Serui, Sabtu (14/10) mendatang. (dedi)

Artikel Terkait