PALEMBANG — Kemenangan berharga diraih Sriwijaya FC saat menjamu Perseru Serui, Rabu (27/7) sore di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang dalam lanjutan kompetisi. Hilton Moreira menjadi penyelamat bagi kubu tuan rumah setelah gol tunggalnya di menit 80 babak kedua menjadi satu-satunya gol yang tercipta di laga ini. Hasil ini membawa SFC bertahan di posisi empat klasemen sementara dengan torehan poin 22, tertinggal 5 poin dari pemuncak klasemen yang masih ditempati oleh Arema Cronus.

Pelatih SFC, Widodo C Putro mengaku sangat bersyukur timnya bisa memenangkan pertandingan walaupun hanya dengan skor tipis 1-0. “Ini laga yang berat, karena setelah 2 laga terakhir kami lalui dengan hasil yang kurang baik, tentu kemenangan wajib kami raih di laga ini. Yang jelas 3 poin melawan Perseru ini adalah momen kebangkitan SFC,” ungkapnya usai pertandingan.

Menurutnya, dirinya memang menginstruksikan anak asuhnya untuk menyerang sejak menit awal dan memforsir kemenangan. Namun pertahanan berlapis yang diperagakan Perseru dan penampilan gemilang penjaga gawang Choirun Nasirin yang menyelematkan sejumlah peluang emas SFC hampir membuat anak asuhnya frustasi.

“Kita sudah sama mengetahui bahwa semua tim yang datang ke Palembang pasti bertahan dan itu pun sudah kami antisipasi. Tetapi inilah sepakbola, tadi ada peluang yang seharusnya bisa dengan mudah berbuah gol namun gagal, tetapi sebuah kesempatan yang tidak diduga justru malah berhasil,” tambahnya.

Hilton Moreira sendiri mengaku memang cukup sulit membongkar pertahanan ketat tim lawan yang dikomandoi oleh Yesaya Desnam dan Henry Njobi Elad. “Tapi kunci kemenangan ini adalah semua mau kerja keras, memang sedikit kurang beruntung karena banyak sekali peluang. Kesalahan seperti ini harus dikoreksi dan tidak boleh terus berulang,” ujar pemain asal Brasil ini.

Diakuinya, saat babak pertama berakhir tanpa gol, harus diakui tekanan mulai terasa di kubu tuan rumah. “Saat waktu terus berjalan dan belum juga gol, saya katakan ke pemain lain agar tenang dan tidak terburu-buru. Hasilnya gol pun tercipta, saat ini kami sudah tertinggal 5 poin dari pemuncak klasemen dan kedepan tidak boleh lagi kehilangan angka agar bisa terus bersaing,” tambahnya.

Sementara itu, pelatih Perseru Serui, Hanafi tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya usai laga berakhir. Menurutnya, kekecewaannya itu karena menurutnya dirinya sudah bisa meredam strategi agresif tuan rumah. “Silahkan menilai sendiri apa yang terjadi di lapangan, di babak pertama kami mendapat kesulitan meredam lini depan SFC tetapi setelah itu mampu mengimbanginya,” ungkapnya.

Namun Hanafi sendiri tidak secara gamblang menyebut faktor kekecewaanya tersebut. “Sepakbola adalah Tuhan dan hidup saya, mungkin ini adalah curhat dan akumulasi atas apa yang terjadi. Publik harus mengetahui bahwa tidak mudah bagi kami dari Serui untuk hadir dan bertanding disini, mungkin jika harus mengatakan bisa soal wasit, tetapi buat apa lagi,” bebernya.

Di awal babak pertama, Sriwijaya FC langsung mengambil inisiatif penyerangan dan menggempur lini pertahanan tim tamu. Sejumlah peluang pun berhasil diciptakan, salah satunya melalui Beto Goncalves, namun sayang tendangannya memanfaatkan umpan terukur Hilton Moreira masih melambung tinggi.

Laga babak pertama berlangsung cukup keras dan wasit Aprisman Aranda (Padang) yang memimpin pertandingan harus mengeluarkan 2 kartu kuning bagi Fachrudin (SFC) dan Yesaya Desnam (Perseru). Skor imbang tanpa gol sendiri menutup 45 babak pertama.

Di babak kedua, SFC yang terus mengambil inisiatif serangan kembali mendapat beberapa peluang emas. Namun sundulan Mauricio yang sudah bebas masih melebar dari mistar gawang Perseru, begitu juga sontekan Beto Goncalves lagi-lagi digagalkan oleh M Choirun Nasirin. Memasuki 15 meit akhir, pelatih WCP akhirnya menambah daya gedor dengan memasukkan Airlangga Sucipto dan menarik Ichsan Kurniawan.

Hasilnya terlihat di menit 80 saat akselerasi M Ridwan di sisi kiri pertahanan Perseru Serui mampu diselesaikan dengan apik oleh Hilton Moreira sehingga mengubah skor menjadi 1-0 untuk tuan rumah. Setelah gol tercipta, Perseru sontak bangkit dan mencoba menyamakan kedudukan. Namun hingga peluit akhir ditiup oleh wasit Aprisman, skor 1-0 tidak berubah dan SFC berhasil meraih kemenangan berharga. (dedi)

RelatedPost