laskareongkito.com — Setelah absen cukup lama, sosok M Ridwan akhirnya kembali dan memberikan kontribusi positif bagi Sriwijaya FC. Dalam laga comebacknya usai absen selama 9 pekan, 1 assistnya berhasil mengawali kemenangan laskar wong kito atas Persegres Gresik United dengan skor 3-0 (13/10) lalu.

Pemain yang biasa bermain di kedua sisi lapangan ini mengaku senang bisa merumput kembali dan membawa SFC meraih kemenangan. “Tentu senang, karena selama masa pemulihan saya juga gatal ingin merumput kembali. Namun tentu tidak boleh memaksakan diri karena justru akan merugikan tim secara keseluruhan,” ungkap pemain asal Semarang ini saat dihubungi Minggu (16/10) sore.

Di laga keduanya usai kembali dari cedera ini, M Ridwan pun mendapat tugas berat karena harus menggantikan peran Supardi Nasir di sisi kanan pertahanan SFC. Pelatih laskar wong kito Widodo C Putro memang berencana memainkan M Ridwan di posisi tersebut dengan beberapa pertimbangan.

“Saya sendiri tidak masalah ditempatkan dimana, mengenai posisi bek sendiri memang bukan hal yang baru. Namun sudah cukup lama saya tidak bermain disitu, terakhir saat di SFC ketika era kepelatihan Ivan Kolev di tahun 2009/2010 lalu,” ungkapnya.

Menurutnya, saat itu dirinya ditempatkan di posisi bek kiri, sementara Supardi bermain di sisi sebaliknya. “Mahyadi Panggabean saat itu didorong sedikit ke depan, sebagai winger atau gelandang bertahan. Jadi jika nanti kembali diminta bermain sebagai bek, tentu saya harus siap dan di era sepakbola profesional pemain harus bisa bermain lebih dari 1 posisi,” tambahnya.

Terkait kariernya saat ini, M Ridwan menyatakan masih berambisi untuk membawa SFC kembali meraih juara seperti yang pernah dilakukannya di kompetisi Indonesian Super League (ISL) 2011 lalu. Namun dirinya tidak menampik bahwa keputusannya untuk mengikuti kursus kepelatihan C AFC beberapa pekan lalu sebagai antisipasi dan tabungan masa depannya.

“Saya harus mempersiapkan kehidupan jika nanti sudah tidak bisa bermain di level tertinggi lagi. Dan ternyata saya tidak bisa bisa jauh dari dunia sepakbola, saya tidak punya bakat berwirausaha atau yang lainnya, jadi saya putuskan untuk mengikuti kursus kepelatihan kemarin,” pungkasnya.

Sementara itu, pelatih SFC Widodo C Putro tidak menampik bahwa dirinya membutuhkan pemain-pemain senior seperti M Ridwan di dalam skuadnya. “Kehadiran pemain seperti Supardi, Firman Utina atau Ridwan sangat kami perlukan untuk membimbing pemain muda SFC. Saya juga tidak sepakat bila mereka sudah bisa disebut pemain gaek, karena motivasi bermainnya juga masih sangat tinggi dan dalam kondisi terbaiknya maka perannya sangat kami perlukan,” ujarnya singkat. (dedi)

RelatedPost