PALEMBANG — Sriwijaya FC benar-benar dalam bahaya usai menelan kekalahan telak dari tuan tumah Madura United dengan skor telak 0-3, Jumat (20/9) malam di stadion Pamelingan Pamekasan. Dengan hasil ini, laskar wong kito tercatat sudah menderita 4 kekalahan beruntun dan berada di posisi 13 klasemen sementara Liga 1 Indonesia 2017.

SFC pun kini hanya berjarak 6 poin dari Perseru Serui yang menghuni peringkat 16, batas akhir zona degradasi. Dengan menyisakan 9 pertandingan, SFC kini harus waspada dan tidak boleh terus tergelincir agar tidak turun ke Liga 2 Indonesia. Apalagi dari 9 pertandingan tersisa, Teja Paku Alam dkk lebih banyak bermain di luar kandang dan hanya 4 laga yang akan dimainkan di Palembang.
Pelatih SFC, Hartono Ruslan tidak menampik hal ini dan menyebut skuadnya harus segera keluar dari periode buruk ini. “Soal permainan malam ini, saya tidak mau banyak bicara dan memang lawan layak menang. Kami bermain tidak lepas dan meski sudah berusaha keluar dari tekanan, namun sangat sulit untuk mengembangkan permainan,” ungkapnya usai pertandingan.
Terkait posisi SFC yang kini mulai rawan di papan bawah, dirinya menyebut bahwa dirinya tetap akan berusaha memaksimalkan seluruh laga tersisa. “Ini situasi yang tidak biasa untuk tim kami, tapi tentu tidak boleh menyerah. Melawan Persela yang juga menjadi pesaing kami di klasemen, tidak boleh lagi kehilangan poin dan menjauhi zona degradasi,” tambahnya.
Sementara itu, pelatih MU Gomes de Oliveira menyebut kemenangan ini sesuai dengan targetnya dan timnya tetap kompetitif meski ditinggal sejumlah pemain pilar. ““Hasil ini sangat bagus, seluruh pemain tahu bahwa kami harus berprestasi di Madura. Poin penuh ini menjadi modal positif apalagi setelah ini MU akan bermain langsung di 3 laga away, sebuah periode yang sangat berat tentunya,” ujarnya usai pertandingan.
Hal yang sama juga disampaikan oleh Greg Nwokolo yang menjadi bintang di laga ini dan memborong 2 gol. “Di 3 pertandingan terakhir, seluruh pemain bekerja keras karena tahu kami harus mengejar poin untuk bersaing di papan atas. Semua mau bangkit sama-sama, kami sudah menunjukkan permainan yang kami all out dan fighting luar biasa, kuncinya juga tidak perlu main cantik yang penting menang,” ujar pemain naturalisasi asal Nigeria ini.
Dalam kesempatan tersebut, Greg juga menyebut bahwa timnya sudah menunjukkan tidak terpengaruh dengan absennya sang marquee player, Peter Odemwingie karena sakit. “Kami semua kangen Odemwingie, dia pemain yang sangat haus gol d n kalau ada dia kami main lebih semangat. Tapi memang di klub manapun tidak boleh bergantung dengan 1-2 pemain saja dan kalau ada yang sakit ada yang menggantikannya, hari ini semua bermain sesuai instruksi pelatih dan hasilnya bagus sekali. Kami di Madura mendoakan dia cepat sembuh dan bergabung kembali,” pesannya.
Di laga ini, Greg sendiri mencetak 2 gol yakni di menit 38 dan 47 babak kedua, sementara 1 gol lagi disumbangkan oleh Engelberd Sani di menit 58. Selain itu, 1 pemain SFC yakni Dominggus Fakdawer juga harus diusir keluar oleh wasit Mustoffa Umarella di menit 66 karena dianggap melanggar keras Dane Milovanovic. (dedi)

Artikel Terkait