Bakal kembali diperkuat pemain andalannya yang sempat absen di leg pertama menjadi pertimbangan Kas Hartadi lebih menjagokan Persib Bandung dan Arema Cronus untuk lolos ke final Piala Presiden 2015. Menurut eks pemain timnas ini, dengan skuad yang full team maka Persib Bandung ataupun Arema Cronus akan mampu memenangkan leg kedua nantinya.

“Saya tidak bermaksud meremehkan tim lain, namun saya melihat di leg pertama kemarin, dengan materi pemain yang timpang, Mitra Kukar masih kesulitan menembus pertahanan Persib Bandung dan gol yang lahir di menit-menit terakhir hanya akibat lengahnya pemain jelang pertandingan selesai,” ujar pelatih yang terakhir membesut Cilegon United yang berlaga di divisi utama.

Menurutnya, bakal kembalinya pemain kunci seperti Ahmad Jufrianto, Vladimir Vujovic, Hariono, Ilja Spasosevic dan Zulham Zamrun dipastikan akan membuat daya ledak Maung Bandung menjadi lebih dahsyat. “Saya melihat laga mereka melawan PBFC dan itu merupakan salah satu pertandingan paling menarik selama Piala Presiden, Persib Bandung sudah menunjukkan kualitas dan kematangan bermain. Jika hal yang sama mampu ditunjukkan maka rasanya Mitra Kukar akan sangat kesulitan nanti, apalagi dukungan bobotoh juga akan menambah semangat bertanding para pemain,” tambahnya.

Hal yang sama juga diakuinya akan terjadi di skuad Arema Cronus yang akan bertemu Sriwijaya FC. Meski pernah menjadi bagian dari laskar wong kito yang dbawanya menjuarai Indonesian Super League (ISL) 2011/2012, namun Kas Hartadi tidak ragu untuk lebih mengunggulkan Christian Gonzales dkk.

“Kembalinya Syamsul Arif jelas akan menambah serangan di lini depan Arema, kehadirannya akan membantu Gonzales yang di leg pertama lalu seperti terisolasi bek SFC. Sementara Juan Revi menjadi tenaga segar di lini tengah mereka, saya melihat di laga away saat 8 besar melawan Bali United, Arema mampu menunjukkan kualitasnya dan hal yang sama saya prediksi akan kembali terjadi leg kedua nanti,” bebernya.

Namun dirinya sendiri menjelaskan baik SFC maupun Mitra Kukar akan tetap mampu membuat kejutan bila mampu bermain lepas dan dengan disiplin tinggi seperti di leg pertama lalu. “Tapi jika keempat tim bermain normal, maka Persib Bandung dan Arema yang punya peluang lebih besar,” pungkasnya.