PALI — Kapolres Muara Enim AKBP Hendra Gunawan SIK mengecam keras aksi pelemparan bom disalahsatu tempat ibadah di Samarinda Kalimantan.Aksi tersebut adalah bentuk terorisme yang ingin menggoncang kerukunan umat beragama di negara ini.

Hal itu diungkapkannya ketika menyampaikan ceramah agama ketika melakukan kegiatan rutinnya, yakni Safari Subuh di Masjid Muttaqin depan Terminal Pendopo Kabupaten PALI, Rabu (16/11).

Hendra Gunawan mengingatkan seluruh masyarakat Kabupaten PALI jangan terpengaruh atas isu yang sekarang sedang marak.

“Kita ketahui beberapa hari lalu ada aksi pelemparan bom di salahsatu tempat ibadah di Samarinda Kalimantan, aksi itu dilakukan oleh oknum yang ingin memecah belah bangsa ini, yang ingin memperkeruh suasana dan orang tersebut tidak senang dengan kerukunan umat beragama yang selama ini terjalin erat di negeri ini,” paparnya dihadapan puluhan jamaah sholat Subuh.

Diakuinya, perbuatan oknum pelempar bom tersebut sangat tidak berperikemanusiaan serta tidak ada satu agama pun yang membenarkannya.

“Seperti inilah yang merusak citra Islam, padahal Islam tidak mengajarkan hal itu, bahkan agama manapun tidak ada yang membenarkan. Aksi itu sudah diluar ajaran agama dan sangat keji,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Kapolres mengajak umat Islam jaga persatuan, dan buktikan bahwa Islam adalah agama Rahmatan Lil Alamin atau Rahmat bagi seluruh alam.

“Islam tidak pernah mengajarkan kekerasan, tidak mengobarkan kebencian apalagi memerintahkan jadi teroris. Islam sudah jelas dalam Al-Quran,yaitu agama Rahmatan Lil Alamin. Dan kita selaku umat Islam harus menunjukan itu, jangan merusaknya,” ajaknya. (yudhi)

RelatedPost