PALEMBANG — Kantor wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Sumsel Babel terus menggencarkan sosialisasi Terkait Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2017 tentang Akses Informasi Keuangan Untuk Kepentingan Perpajakan.

Kali ini, Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bekerjasama dengan KPP Pratama Bangka menggelar Dialog Dan Edukasi Perpajakan, Rabu (26/7) di Gedung Bank Mandiri Pangkal Pinang.

Kegiatan ini bertujuan agar pihak perbankan mendapatkan informasi yang akurat terkait hak akses DJP atas informasi keuangan sehingga diharapkan nantinya pihak perbankan bisa menyusun langkah-langkah strategis dalam melaksanakan ketentuan yang tercantum dalam perppu dimaksud.

Area Head Bank Mandiri Pangkalpinang selaku Wakil Ketua BMPD Provinsi Kepulauan Bangka, Agus Tri Setiono, Bapak Agus Tri Setiono sangat mengapresiasi KPP Pratama Bangka dan BMPD atas terselenggaranya kegiatan ini.

Menurutnya, Perppu Nomor 1 Tahun 2017 sangat penting untuk diketahui oleh industri keuangan khususnya perbankan yang nantinya akan terdampak langsung atas berlakunya perppu ini.

Kemudian, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari Bapak M. Ismiransyah M. Zain selaku Kepala Kanwil DJP Sumatera Selatan dan Kep. Bangka Belitung. Dalam sambutannya, beliau menginformasikan bahwa Perppu Nomor 1 Tahun 2017 akan sangat berguna untuk peningkatan tax ratio.

Selain itu, Ia juga menjelaskan bahwa hanya pejabat tertentu di DJP yang dapat mengakses secara langsung atas informasi keuangan yang diterima maupun diperoleh DJP. Selanjutnya beliau menjelaskan bahwa Wajib Pajak tidak perlu merasa khawatir atas berlakunya Perppu ini karena sebelumnya telah ada Amnesti Pajak dan apabila belum mengikuti Amnesti Pajak, Wajib Pajak masih dapat melakukan pembetulan atas Surat Pemberitahuan (SPT) yang telah disampaikan.

Terakhir beliau menegaskan kembali pesan Bapak Direktur Jenderal Pajak kepada para pegawai DJP bahwa Perppu Nomor 1 Tahun 2017 . “Bukan digunakan untuk memenggal kepala lawan namun digunakan untuk menundukkan kepala lawan,” katanya. (Juniara)

Artikel Terkait