PALEMBANG — Untuk memperkenalkan pengampunan pajak atau sering disebut amnesti pajak, Kantor wilayah direktorat jenderal pajak Sumatera Selatan Bangka Belitung (Kanwil DJP Sumsel Babel) menggelar audiensi amnesti pajak di hotel Novotel, Senin (01/8).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Gubernur Sumsel, H. ALex Noerdin yang dihadiri oleh Kepala Bank Indonesia, Hamid Ponco Wibowo, wajib pajak dari berbagai kabupaten/kota, Akademisi, perwakilan perusahaan dan pemuka agama juga stakeholder.

Panitia audiensi amnesti pajak, Ratuleni mengatakan kegiatan ini bertujuan agar para wajib pajak untuk memanfaatkan momentum pengampunan pajak yang merupakan kebijakan dari pusat dapat terlaksana dengan baik.

Arti secara sederhana dari tax amnesty adalah pengampunan pajak, yaitu adanya penghapusan pajak bagi Wajib Pajak (WP) yang menyimpan dananya di luar negeri dan tidak memenuhi kewajibannya dalam membayar pajak dengan imbalan menyetor pajak dengan tarif lebih rendah.

Dengan dilakukannya tax amnesty ini, diharapkan para pengusaha yang menyimpan dananya di luar negeri akan memindahkan dananya di Indonesia dan menjadi WP baru yang patuh sehingga dapat meningkatkan pendapatan pajak negara.

Kepala kantor wilayah DJP Sumsel, Ismiransyah mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk mendukung program pemerintah pusat. “Wajib pajak ataupun yang tidak wajib pajak mudah-mudahan masyarakat kita mendukung program ini,” ucapnya. (juniara)

RelatedPost