PALEMBANG — Persentase pertumbuhan kanker serviks dan kanker payudara di provinsi Sumatera Selatanhingga kini mencapai 10 persen dan patut untuk diwaspadai, meskipun upaya pencegahan telah maksimal.

Asisten Kesra Provinsi Sumatera Selatan, Ahmad Najib saat membuka seminar  pencegahan kanker serviks dan kanker payudara di ruang Auditorium Graha Bina Praja , Selasa (25/10) mengatakan dari 17 kabupaten/kota di Sumsel sebagiannya adalah didominasi oleh kaum perempuan.

Menurutnya dari data yang ada perempuan rentan terkena penyakit yang sangat menakutkan yakni kanker serviks dan payudara, sehingga perlu diperhatikan secara serius oleh semua masyarakat terutama kaum perempuan.

Dijelaskannya saat ini ada sekitar 1. 047 penderita kanker serviks dan itu meningkat 10 persen, selanjutnya ada sekitar 273 terkena kanker payudara dan itu meningkat hingga 5 persen.

“Kondisi ini tentu perlu mendapatkan atensi serius dari semua pihak, terutama untuk kaum perempuan, mencegah lebih dini jauh lebih baik daripada mengobati,” katanya.

Oleh karena itu, Najib mengharapkan kaum ibu harus sehat sebab kalau kaum ibunya sakit-sakit tentu akan berdampak luas terhadap keluarga dari masing-masing yang bersangkutan.

“Makanya seminar ini dianggap sangat penting dalam upaya mencegah secara dini, lalu faktor cuaca dan makan juga dianggap merupakan salah satu yang perlu diantisipasi karena dapat memicu penyakit,” jelasnya.

Sementara itu dr Liliek Supriyati spesialis kanker serviks menyampaikan jangan berprasangka kanker hanya menyerang prempuan saja, akan tetapi penyakit ini bisa menyerang siapa saja, mulai dari anak-anak, laki dan perempuan hingga orang dewasa.

Oleh karenanya ia berpesan untuk waspada, sebab waspada adalah hal yang harus selalu diperhatikan, karena mencegah lebih baik daripada mengobati.

“Intinya pola hidup bersih dan mendeteksi secara dini gejala yang dirasakan itu penting agar bisa segera diatasi secepatnya, hal itu untuk mencegah penyakit berkembang dan meluas,” tutupnya. (juniara)

Related Post