Laskarwongkito.com – Kota Palembang sudah kadung terkenal dengan sebutan sebagai kota Pempek. Makanan lezat ini merupakan salah satu penganan tradisional yang terbuat dari olahan ikan dan tepung sagu.

Teksturnya yang kenyal dan rasanya yang gurih lagi nikmat, dimakan dengan saus bernama cuka, memang sangat lezat untuk disantap.

Sudah sepatutnya kita bangga dengan pempek ini. Karena, ia telah menjadi duta kuliner untuk Kota Palembang dan telah populer ke seluruh Nusantara.

Nah, buat melengkapi kebanggaan itu, kita harus tahu fakta-faktanya sebagai berikut, yuk disimak :

1. Pempek, Empek-empek dan Apek

fakta-pempek-palembang-pempek

(Sumber foto: pegipegi.com)

Menurut cerita rakyat, pempek telah ada sejak masuknya perantau Cina ke Palembang, yaitu di sekitar abad ke enam belas, sewaktu Sultan Mahmud Badarudin II berkuasa di era Kesultanan Palembang Darussalam. Nama empek–empek atau pempek diyakini berasal dari sebutan “Apek”, yaitu sebutan untuk lelaki tua keturunan Cina. Karena, saat itu pempek dijual oleh para “Apek” ini.

2. Pertama Kali Menggunakan Ikan Belida

fakta-pempek-palembang-ikan-belida

(Sumber foto: bpbatjambi.kkp.go.id)

Dulunya Pempek Palembang hanya dibuat dari daging ikan Belida yang diambil dari sungai Musi. Ikan ini mempunyai rasa dan aroma lebih gurih. Namun kini karena ikan Belida sudah sulit didapat serta mahal, maka dipakai daging ikan ikan gabus yang harganya lebih murah, tetapi dengan rasa yang tetap gurih.

Selain itu juga digunakan ikan air tawar lainnya seperti iwak putak, toman, dan bujuk. Selain itu sekarang juga menggunakan jenis ikan laut seperti tenggiri, kakap merah, parang-parang, ekor kuning.

3. Terdapat Banyak Jenis Pempek

fakta-pempek-palembang-jenis-pempek

(Sumber foto : pempeklince.com)

Untuk yang satu ini, tentu kamu lebih paham. Karena ada banyak sekali jenis pempek yang ditawarkan, ada pempek lenjer, adaan, kapal selam, kulit, tahu, model, burgo, lenggang, tekwan, dan lain-lain. Untuk menyantap pempek biasanya disediakan saus cuka yang dibuat dari gula merah, cuka, asam jawa, bawang putih dan cabai rawit. Pelengkap lainnya adalah mi kuning rebus, cincangan mentimun dan ebi yang disangrai dan dihaluskan.

4. Cuka mengandung Fluor yang bagus untuk email gigi

fakta-pempek-palembang-cuko

(Sumber foto: hellobogor.com)

Kalian tentu pernah ngerasain dong, beda makan pempek dengan cuko dan menghirup langsung kuah cuko? Nah pertanyaannya, ada nggak kira-kira pengaruhnya terhadap kesehatan gigi ya?

Dr drg Safrida Hoesin, SpKG, dari Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PGDI) menyebutkan, bahwa kebiasaan mengonsumsi pempek yang dibubuhi kuah asam manis mengandung cuka dapur, bumbu gula merah, ebi ternyata tidak mutlak menyebabkan gigi rusak. Rempah-rempah yang ada di dalamnya diketahui mampu melindungi gigi dari karies (penyebab gigi ngilu-red).

Kok bisa ya?

Ternyata menurut Safrida, di dalam kuah cuka yang berasa asam-manis itu diketahui terdapat senyawa fluor dalam kadar relatif tinggi.

Bagi orang dewasa, disarankan mengkonsumsi pempek setiap minggu untuk menjaga tubuh agar tidak kekurangan kandungan fluor, karena menurut penelitian, kandungan fluor dalam air minum masyarakat Palembang sangat rendah. Hal ini dapat dibantu dengan mengkonsumsi pempek, yang dalam kuah asam manisnya (KAM) mengandung 9 – 13 ppm fluor dalam satu liter.

5. Untuk Anak Dibatasi Ngirup Cuko

fakta-pempek-palembang-anaka-makan-pempek

(Sumber foto: images.cnnindonesia.com)

Meski demikian, beliau juga mengakui bahwa bila cuka itu sebelum usia delapan tahun dengan intensitas tinggi, dapat menyebabkan terjadinya fluorosis email yang ternyata lebih rentan terhadap karies.

Dokter Safrida menyarankan, agar membatasi mengkonsumsi banyak Pempek untuk anak di bawah umur delapan tahun, agar penderita karies gigi dapat ditekan.

Nah, demikian beberapa fakta tentang pempek. Semoga kita lebih paham ya fren.. (red/dil)

RelatedPost