PALI — Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten PALI, menyusul adanya kejadian perampokan yang menimpa empat guru SMP Negeri 2 Penukal Utara beberapa waktu yang lalu.

Keseriusan Pemkab PALI dibuktikan dengan menggelar rapat Koordinasi Kamtibmas dengan dihadiri seluruh unsur Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) lingkungan Kabupaten PALI. Seperti pihak kepolisian, Danramil 404-03 Talang Ubi, Kementerian Agama Kabupaten PALI serta Forum Komunikasi Perangkat Daerah (FKPD) dan perangkat desa.

Dari hasil rapat koordinasi yang digelar kemarin (6/2) setidaknya merumuskan berbagai macam usulan untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan di Bumi Serepat Serasan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten PALI, H. Robby Kurniawan menjelaskan pihaknya akan mengajak masyarakat di Kabupaten PALI untuk kembali menghidupkan kembali Poskamling di lingkungan masyarakat.

“Selain itu, kita juga akan meningkatkan koordinasi antara instansi terkait seperti Bhabin kamtibmas, TNI, Polri serta PolPP untuk bersama menjaga lingkungan agar tidak terjadi tindak kriminal yang bisa membuat nama Kabupaten PALI menjadi ditakutkan,” ucapnya.

Ditambahkannya, soal kamtibmas tidak hanya menjadi tanggung jawab TNI dan Polri saja, namun tanggung jawab seluruh pihak. Karena, syarat utama pelaksanaan pemerintahan terletak pada keamanan.

“Ketika kondisi tidak aman, maka akan menghambat pembangunan di Kabupaten PALI serta mendegradasi kabupaten PALI. Untuk itu, perlu peran serta dari kita semua, pemerintah, TNI, POLRI, masyarakat untuk bersinergi dan bersama-sama mencegah tindak kejahatan di kabupaten PALI,” pungkas mantan Pjs Bupati OKU Selatan itu.

Sementara itu, Wakil Bupati PALI Ferdian Andreas Lacony menegaskan untuk jangan pernah takut terhadap pelaku aksi kejahatan.

Disamping itu, orang nomor dua di Bumi Serepat Serasan ini juga berharap kepada masyarakat untuk tetap meningkatkan keimanan kepada Allah SWT.

“Kalau keimanan kita kokoh, maka itu bisa membentengi diri kita dari perilaku berbuat jahat. Oleh karena itu, kami menghimbau agar seluruh pihak mulai dari Polri, TNI, Pemerintah, serta masyarakat bahu membahu menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat,” tandasnya.

Sebelumnya, dalam rapat koordinasi yang digelar di aula kantor Bupati PALI, banyak usulan yang berdatang terkait permasalahan kamtibmas di bumi serepat serasan.

Seperti untuk membatasi Organ Tunggal hingga pukul 22.00 WIB, kemudian mengaktifkan kembali Poskamling, melakukan patroli rutin, hingga mendirikan Pos Polisi di setiap desa. (Yudhi)

Artikel Terkait