MUBA — Kampanye dialogis terbuka Dodi -Beni di Desa Bandar Jaya digelar  pada Minggu,(27/11) kemarin dihadiri warga sekitar desa Bandar Jaya Muba dan selebihnya keturunan Jawa. Yang menarik dari pengakuan mereka spontan mengaku orang Muba. Meski kami berbeda asal kami ini orang Muba, ya samalah dulu pilkada lima tahun lalu beda tetap Satu.  Nah sekarang tak ada pembeda lagi. Kami satu, bukan dua. Demikian penuturan sejumlah warga yang hadir pada kampanye sejak sejam lebih sebelum acara.

Menilik pengakuan warga, slogan Bersama Rakyat Muba Maju Berjaya, ternyata pas dengan kondisi yang telah terjadi di masyarakat Muba. “Nah kalau la akor, modal bagi kitek buat majuke Muba,” terang Rosid, warga Bandar Jaya.

Bagi Dodi sendiri yang dua periode jadi pimpinan Komisi DPR RI hingga kini,   kesempatan kampanye dialogis adalah waktu berharga untuk menyapa, berdialog, dan menjaring aspirasi.
“Jalan tak boleh ada yang rusak. Kalau ada jalan rusak berarti bupatinyo yang salah. Nah makanya modal saya dua periode jadi wakil Sumsel di Pimpinan Komisi DPR RI dan Beni Hernedi empat tahun jadi wakil bertekad memenuhi kepentingan masyarakat. Sebab tugas bupati dan wakil bupati itu bukan memerintah tapi memenuhi apa yang dibutuhkan rakyat. Nah selain jalan tak boleh rusak yang kedua yakni sekolah dan berobat gratis juga harus dinikmati masyarakat. Nah ini saya kesini didampingi seluruh 11 parpol pengusung yang semuanya ada kursi di DPRD Muba. Rakyat kompak, wakil rakyat mendukung, bupati dan wakilnya berpengalaman serta mau mikirke rakyatnya. Insya Allah apa yang kita butuhkan terwujud semakin baik. Sekolah dan berobat harus dilaksanakan lebih baik, lebih sempurna. Kalau tidak, saya kualat,” tegas Dodi di depan warga Bandar Jaya.

Tiga kebutuhan dasar warga jika sudah terpenuhi maka ekonomi masyarakat kita tingkatkan. Caranya?  “Sudah saya rancang sejak lima tahun lalu. Nah jika program itu belum sempat terlaksana maka  semoga pada 2017 kita terapkan secara baik dan cepat,” terangnya.

“Saya senang sebab apa yang saya rancang ini saat ini dikawal oleh seluruh anggota DPRD Muba, 45 anggota semuanya mendukung dan saat ini saya didampingi anggota DPRD Muba dapil 1. Nah, Nanti kalau saya terpilih dan menjadi mantan anggota DPR RI, saat ini saya masih anggota DPR RI, maka saya juga akan perjuangkan nasib bersama. Sebab dua periode jadi anggota dewan Pusat saya tahu suka duka memperjuangkan nasib rakyat.”

Kqmpanye dialogis selain diisi penyampaian visi dan misi calon Bupati Muba Dodi Reza Alex, juga diisi dengan dialog. Indarto, warga Sekayu membeberkan sentra pelayanan umum yang masih belum maksimal. Dia menginginkan agar pelayanan umum terlaksana semakin baik.

Senada,  Rian, warga Bandar Jaya menyinggung kerusakan jalan antara Bandar Jaya menuju Sekayu ada sejumlah titik jalan yang rusak.  Suwar, penarik ojek menuturkan upaya pemberdayaan yang bakal dilakukan Dodi saat jadi Bupati Muba ada tidak program yang  dapat mereka nikmati.

Menanggapi permintaan warga, Dodi mengatakan akan Lilla hi taala memimpin Muba jika Allah menghendakinya jadi Bupati Muba. “Sebab bagi saya jadi pemimpin itu yang penting mengutamakan pelayanan. Bagi saya pelayanan harus nomor satu,”tutupnya. (Juniara)

RelatedPost