Kapten tim Sriwijaya FC, Achmad Jufrianto mengaku siap membawa laskar wong kito menjuarai grup A turnamen Piala Bhayangkara dan kuncinya yakni tidak kehilangan poin saat bertemu tuan rumah Persib Bandung, Sabtu (26/3) malam di stadion Si Jalak Harupat Soreang Kabupaten Bandung. Partai ini sendiri akan menjadi laga penuh emosional bagi Jupe, panggilan akrabnya yang selama 2 musim terakhir merupakan andalan Maung Bandung dan berandil besar saat Persib Bandung menjuarai kompetisi Indonesian Super League 2014 ataupun Piala Presiden tahun lalu.

“Tentu ada perasaan yang aneh, saya akan kembali ke stadion dan bermain di depan puluhan ribu bobotoh yang biasanya selama ini mensupport saya. Rasa canggung pasti ada karena kini berseragam SFC dan melawan teman-teman yang dalam 2 tahun terakhir menjadi keluarga saya,” ungkap pemain yang dikenal memiliki tendangan jarak jauh mematikan ini. Menurutnya, perjuangan SFC untuk memastikan juara grup A akan sangat berat karena dirinya mengerti bahwa dukungan bobotoh selama ini membuat Persib akan sangat sulit ditaklukkan di kandangnya sendiri.

“Perlu mental yang kuat melawan Persib di kandangnya, selama 90 menit akan menjadi periode yang sulit dan kami pun tidak boleh kehilangan fokus. Apalagi tren tim lawan juga sedang meningkat,” ujar Jupe, panggilan akrabnya. Terkait posisinya sebagai kapten tim SFC, Jupe pun mengaku sudah menyiapkan diri bila nantinya harus bersitegang dengan eks rekannya tersebut selama pertandingan. “Dalam laga yang penting seperti pertemuan SFC kontra Persib untuk memperebutkan juara grup A, tensi pertandingan juga pasti tinggi dan kemungkinan terjadi benturan antar pemain atau adu argumen dengan wasit pasti terjadi. Sebagai kapten tentu saya perlu menyiapkan mental untuk hal tersebut, dan saya pun sangat percaya bahwa bobotoh pasti memahami hal tersebut, ini hanyalah bentuk tanggung jawab saya sebagai kapten,” tegasnya.

Pemain timnas Indonesia ini pun menambahkan bahwa hingga saat ini dirinya tetap memiliki respect terhadap eks klubnya tersebut. “Bagaimanapun Persib merupakan bagian dari perjalanan karier saya dan wajar bila ada respect, namun sebagai pemain profesional saya tentu akan melupakan hal itu selama pertandingan. Fokus saya adalah bagaimana kami memenangkan pertandingan dan memastikan bahwa di laga semifinal nanti SFC dapat bermain di kandang karena publik sepakbola Palembang sudah lama menanti hal ini,” tambahnya.

Saat ditanya apakah akan melakukan selebrasi bila mencetak gol di pertandingan melawan Persib, Jupe mengaku tidak akan melakukannya sebagai bentuk penghormatan kepada mantan klubnya tersebut. “Kalau rejekinya nanti mencetak gol, tentu saya akan bersyukur. Namun untuk selebrasi rasanya tidak karena saya harus menghormati pihak-pihak yang selama ini sudah mendukung saya di 2 musim terakhir,” pungkasnya.