laskarwongkito.com — Sempat memimpin 2 kali terlebih dulu, Sriwijaya FC akhirnya harus puas dengan hasil imbang 3-3 saat melawan Persela Lamongan, Jumat (11/11) di stadion Surajaya Lamongan. Penyerang Alberto Goncalves mencetak hattrick di laga ini dan membawa pemain asal Brasil ini naik ke posisi teratas pencetak gol terbanyak di kompetisi Torabika Socer Championship (TSC).

Pelatih SFC, Widodo C Putro tidak dapat menyembunyikan rasa kecewanya usai pertandingan dan mengkritik kepemimpinan wasit Masril yang memimpin laga ini. “Perrtandingan tadi sangat menarik karena banyak jual beli serangan, namun menjadi tidak menarik karena dirusak oleh kepemimpinan wasit. Kedua tim banyak dirugikan dan dia tidak layak memimpin kedepannya. Saya berharap kepengurusan baru PSSI bisa memperbaiki hal ini,” ungkapnya usai pertandingan.

Menurutnya, meski hanya berlabel turnamen, namun semua pihak harus memperbaiki diri demi kemajuan sepakbola nasional. “Jika di level internasional mungkin banyak kartu merah tadi, mari kita semua belajar dan memperbaiki diri. Saya sdh beberapa kali protes soal wasit dan sudah didenda karena hal itu, namun saya melakukan itu untuk kemajuan sepakbola nasional,” tegasnya.

Kekecewaan yang sama juga diraskan oleh pelatih Persela, Aji Santoso terkait kepemimpinan wasit. “Pertandingan berjalan seimbang, gol kemasukan kami murni kesalahan pemain kami. Namun saya memgapresiasi mereka mampu bangkit setelah ketinggalan 1-3 Saya juga kecewa sama wasit, namun saya enggan bicara. Pelatih bisa dihukum krn protes wasit, namun mereka bisa tetap memimpin dan wajar kalau tim SFC juga melancarkan protes,” ujar eks pemain nasional ini.

Jalannyapertandingan

Di babak pertama, SFC langsung mengambil inisiatif untuk menyerang tim Persela Lamongan. Namun kondisi lapangan yang licin pasca diguyur hujan membuat kedua tim sedikit berhati-hati dalam memainkan bola.

Namun laskar wong kito berhasil memimpin terlebih dulu melalui Beto Goncalves di menit 9. Bola hasil sundulan Mauricio berhasil diteruskan Beto dan merobek gawang Persela yang dijaga oleh Chairul Huda.

Tertinggal 0-1 membuat tim tuan rumah tersentak dan langsung bangkit untuk menyamakan kedudukan. Dan di menit 24 barulah skuad Joko Tingkir berhasil mencetak gol melalui tendangan Ivan Carlos yang memanfaatkan sebuah skema serangan balik yang cepat. Skor imbang 1-1 akhirnya menutup 45 menit babak pertama.

Di babak kedua, Beto Goncalves kembali mencetak gol di menit 57 memanfaatkan kesalahan pemain belakang Persela, Aang Suparman. Dan di menit 78 Beto berhasil mencetak hattrick keduanya musim ini setelah tendangan lobnya kembali memperdayai barisan pertahanan Persela.

Namun tuan rumah yang tidak ingin kalah di depan publik sendiri akhirnya mampu mencetak 2 gol di penghujung pertandingan. Ivan Carlos menjadi sosok penting bagi Persela karena golnya di menit 87 dan gol penyeimbang yang dihasilkan Choi Hoon melalui titik penalti di injury time juga diberikan wasit setelah Achmad Jufrianto dianggap melanggarnya di kotak terlarang. Skor imbang 3-3 akhi1rnya menutup laga ini. (dedi)

RelatedPost