Persiapan Sriwijaya FC menghadapi babak semifinal Piala Presiden 2015 kembali mengalami sedikit kendala. Namun berbeda dengan sebelumnya, kali ini bukan mengenai bakal absennya pemain karena hukuman akumulasi kartu melainkan berpisahnya Beny Dollo dengan asistennya, Hartono Ruslan untuk sementara waktu.

Eks pelatih Persik Kediri tersebut memang sejak Selasa (29/9) siang memang sudah mengajukan izin pulang dan dipastikan tidak akan turut mendampingi Asri Akbar dkk di leg pertama babak semifinal Piala Presiden yang dijadwalkan akan digelar pada 3-4 Oktober mendatang.

“Saya izin pulang karena harus menyiapkan pernikahan puteri bungsu saya yang acaranya akan digelar pada Sabtu (3/9) malam nanti,” jelas pemilik lisensi A AFC ini. Menurutnya, acara ini sendiri sudah disiapkan sejak awal tahun ini dan sebagai orang tua, dirinya harus mendampingi seluruh rangkaian proses pernikahan tersebut.

“Di adat Jawa, banyak yang harus kita siapkan dan acaranya pun cukup banyak. Karena itu, saya meminta izin dan paling telat saya katakan ke manajemen bahwa tanggal 6 Oktober saya sudah bergabung kembali ke dalam tim,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, dirinya pun memohon restu dari pemain, manajemen dan pecinta SFC agar acaranya tersebut dapat dilancarkan. “Semoga juga nanti SFC di leg pertama dapat bermain baik agar peluang lolos ke final dapat terjaga, saya juga sudah berkomunikasi dengan om Beny terkait program latihan,” ujar ayah dari 2 putri ini.

Sementara itu, untuk mengisi kekosongan posisi asisten pelatih, manajemen SFC akhirnya memanggil kembali pelatih kiper, Hariono. Pelatih yang juga seorang prajurit aktif TNI AL ini sudah tiba di Palembang pada Senin (28/9) sore.

Langkah ini sendiri cukup mendapat apresiasi dari pecinta SFC yang menganggap saat ini dua penjaga gawang yakni Dian Agus Prasetyo dan Yogi Triana perlu mendapat sentuhan khusus. Pasalnya, selama fase grup hingga babak 8 besar, beberapa kali kesalahan yang dilakukan keduanya berujung jebolnya gawang SFC.