Meskipun tidak mudah, namun Sriwijaya FC tetap mengusung target maksimal kala menantang tuan rumah Arema Cronus dalam laga kedua grup B Piala Presiden, Sabtu (5/9) malam di stadion Kanjuruhan Malang. Hasil imbang yang didapat Persela Lamongan kala bertemu Singo Edan di partai perdana diakui tim pelatih menjadi inspirasi laskar wong kito di laga ini.

“Persela Lamongan sudah membuktikan bahwa sepakbola bukan matematika, dengan semangat dan motivasi yang tinggi, Arema pun sangat kesulitan kala bertemu mereka. Hal tersebut juga saya sampaikan ke seluruh pemain agar bermain dengan fokus dan menjaga harga diri SFC, yang jelas untuk mewujudkan target lolos dari putaran grup, kami tidak boleh kehilangan poin di laga ini,” ujar pelatih SFC, Beny Dollo.

Dalam sesi latihan terakhir yang digelar di stadion Gajayana Malang, Bendol sendiri terlihat menyiapkan starting eleven terbaiknya dan tidak banyak merubah susunan pemain seperti laga perdana melawan PSGC Ciamis (1/9) lalu. Trio Papua yakni kapten tim Titus Bonai, Patrick Wanggai dan Anis Nabar yang didukung oleh Syakir Sulaiman akan menjadi tumpuan untuk menjebol gawang Arema Cronus.

Sementara Yu Hyun Koo dan Asri Akbar masih menjadi jangkar di lini tengah dan menopang kuartet Wildansyah, Abduolaiye Maiga, Fachrudin dan Fathulrahman. Sedangkan Dian Agus Prasetyo tetap dipercaya menjaga mistar gawang SFC sejak menit awal. “Melawan Arema, kami tidak boleh lengah dan penuh konsentrasi selama 90 menit. Saat kalah di Palembang pada turnamen SCM Cup lalu, gol yang kami terima juga karena hilangnya fokus pemain di menit-menit krusial,” tambahnya.

Dirinya pun enggan membicarakan terlalu jauh mengenai hadirnya 2 eks SFC di Arema saat ini yakni Lancine Kone dan Morimakan Koita. “Sepakbola adalah permainan kolektif, tidak mungkin hanya mengandalkan 2 pemain saja. Namun harus diakui bahwa Kone punya kualitas yang langsung terlihat bagi Arema di laga perdana,” ujar Bendol.

Sementara itu, Lancine Kone mengaku dirinya bertekad meneruskan catatan positifnya di stadion Kanjuruhan selama ini. “Di partai pertama saya mampu mencetak gol, namun itu tidak cukup karena tim gagal menang. Melawan SFC, Arema tidak boleh terpeleset lagi,” ujar pemain asal Pantai Gading ini.

Dirinya pun menjelaskan bahwa stadion Kanjuruhan memang selama ini memberikan keberuntungan baginya. “Saat turnamen Inter Island 2014, bersama SFC saya pun mencetak 5 gol dalam 1 pertandingan melawan Perseru. Kini meski akan menghadapi mantan rekan setim, saya harus bersikap profesional dan siap meneruskan catatan positif itu,” tambah Kone.

Perkiraan pemain SFC :

4-2-3-1 : Dian Agus Prasetyo, Wildansyah, Abduolaiye Maiga, Fachrudin, Fathulrahman, Asri Akbar, Yu Hyun Koo, Syakir Sulaiman, Titus Bonai, Yohanis Nabar, Patrick Wanggai

Cadangan : Yogi Triana, Ngurah Nanak, Syaiful Indra Cahya, Alan Martha, Ichsan Kurniawan, Rizky Dwi Ramadhana, TA Musafri