Setelah era Ilham Jayakusuma, mungkin hanya nama Supardi yang layak disebut sebagai putra Sumatera Selatan di level papan atas sepakbola nasional. Namun Supardi pun bukan putra asli Sumsel, melainkan dari Bangka walau membela tim PON Sumsel 2004 bersama Fauzi Toldo, Septarianto, M Sobran atau Amirul Mukminin.

Praktis hanya nama Ilham, pesepakbola yang lama membela Persita Tangerang dan berasal dari Kertapati, kebanggaan Sumsel yang pernah mengenakan jersey garuda didadanya. Namun dalam beberapa tahun terakhir, publik mulai mengenal nama-nama Jecky Arisandi, Rizky Dwi Ramadhana, Hapit Ibrahim atau Ichsan Kurniawan.

Meski belum masuk timnas secara reguler, namun Hapit dan Ichsan sudah pernah mencicipi ketatnya seleksi timnas U23. Sementara Ichsan lama menjadi bagian timnas U19, generasi emas yang sempat menjadi kebanggaan seluruh masyarakat Indonesia dengan torehan gelar juara Piala AFF 2013.

Jecky, Hapit, Ichsan dan Rizky punya satu kesamaan, mereka merupakan putra asli Sumsel alumnus Sekolah Olahraga Sriwijaya (SOS) dan bermain untuk Sriwijaya FC U21 di awal kariernya. Benar, SFC U21 yang dalam 2 musim terakhir menjelma menjadi kekuatan baru di persepakbolaan nasional dengan selalu masuk final kompetisi ISL U21.

Dua musim lalu, Rizky Ramadhana pun menyempurnakan gelar juara dengan predikat pemain terbaik serta top skor di kompetisi bagi pemain muda di Indonesia ini. Sementara dari skuad musim lalu, banyak jebolan SFC U21 yang kini bermain untuk klub ISL dan divisi utama seperti Akbar Zakaria dan Yogi Novrian (Persela), Yanto Basna (Mitra Kukar), Rangga Pratama (Barito Putera) atau Reza Pratama (Pro Duta).

Kini kurang dari sebulan, kompetisi ISL U21 akan kembali digulirkan. Semoga kejayaan SFC U21 yang dalam 2 musim terakhir sudah ditancapkan dapat dipertahankan. Tunas-tunas muda Sriwijaya harus terus tumbuh dan bersiap mengambil estafet regenerasi di tim senior yang saat ini juga tengah berjuang mengambil kejayaannya yang sempat hilang di 2 musim terakhir.

SFC sebagai satu-satunya klub di Indonesia yang pernah meraih semua gelar juara, tentu akan dipertaruhkan nama besarnya di kompetisi ISL U21 mendatang. Sanggupkah kembali menorehkan catatan manis, karena selain gelar juara yang sangat prestise, faktor pembinaan usia muda juga menjadi sebuah keharusan saat ini.

Artikel Terkait