PALEMBANG — Meski tidak menelan kekalahan di laga perdana saat melawan Semen Padang, Senin (17/4) kemarin, namun pelatih Sriwijaya FC Osvaldo Lessa menyebut banyak hal yang harus dibenahinya. Salah satu yang paling disorotinya adalah lini belakang yang di laga pertama cukup kocar-kacir menahan pergerakan Rico Simanjuntak, winger lincah Kabau Sirah di babak kedua.

Di laga kedua, Sabtu (22/4) besok SFC sendiri akan kembali menghadapi tim yang juga memiliki gaya permainan serupa yakni mengandalkan kecepatan dari kedua sisi sayapnya, yakni Borneo FC. Terens Puhiri sangat mirip dengan Rico Simanjuntak, mulai dari postur tubuh, kualitas individu dengan kecepatan.

Bahkan untuk lebih meningkatkan kekompakan di lini belakang SFC, pelatih asal Brasil ini pun memberikan menu latihan tambahan bagi Yanto Basna cs, Kamis (20/4) pagi di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang. Latihan yang hanya diikuti oleh para pemain bertahan ini lebih ditekankan kepada taktik dan strategi untuk meredam penyerang Borneo FC nantinya.

“Saya harus siapkan mereka lebih keras lagi, apalagi nanti di laga melawan Borneo FC sudah pasti akan ada perubahan karena Zalnando dipanggil ke timnas. Lawan juga sangat kuat di bola-bola atas sehingga perlu ada persiapan khusus untuk mengantisipasinya,” jelasnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh pelatih Borneo FC, Dragan Djukanovic jelang laga melawan SFC. “Ada beberapa posisi yang akan saya perbaiki, terutama lini belakang,” ucap Dragan saat ditemui di stadion Bumi Sriwijaya, Kamis (20/4) sore.

Dari evaluasinya, koordinasi para bek tim berjuluk Pesut Etam ini wajib ditingkatkan. Terutama duet asing, Helder Lobato dan Kunihiro Yamashita yang dinilainya harus mampu memberikan rasa aman bagi pemain lainnya. “Saya yakin tim ini bisa tampil bagus dipertandingan kedua, pada pertandingan pertama wajar terjadi miss komunikasi, hanya saja waktu itu tim lawan mampu memanfaatkan jadi gol,” paparnya.

Menurutnya, pembenahan ini akan jadi menu utama latihan sebelum pertandingan melawan Laskar Wong Kito berlangsung Sabtu (22/4) mendatang. Apalagi lini serang Sriwijaya FC pasti lebih tajam dari lawan sebelumnya. “Kami akan terus upayakan pembenahan dan siap pada laga berlangsung nanti,” imbuhnya.

Ditanya soal apakah masalah tersebut akibat dari tak mainnya Diego Michel yang cedera. Ia menolak mentah-mentah hal tersebut. Baginya, semua pemain di timnya mempunyai kemampuan yang setara. “Saya akan pasang pemain yang siap menampilkan permainan terbaik, siapa pun itu. Kemarin dia (Diego, Red) cedera, makanya tak diturunkan,” sebutnya.

Dirinya pun masih melihat perkembangan kondisi dari pemain naturalisasi itu. Sebab, Diego masih bermasalah pada otot hamstringnya yang jika dipaksa bermain akan mengganggu performanya di lapangan. “Hanya cedera ringan tapi saya pikir tak perlu dipaksakan,” tandasnya.

Berikut daftar 20 pemain Borneo FC yang dibawa ke Palembang :

Muhammad Ridho, Diego Michiels, Michael Orah, Kunihiro Yamashita, Helder Lobato, Flavio Beck Junior, Ponaryo Astaman, Lerby Eliandri, Patrich Wanggai, Firly Apriansyah, Sultan Samma, Asri Akbar, Ricky Akbar Ohorella, Zulvin Zamrun, Shane Smeltz, Nadeo Argawinata, Terens Owang Puhiri, Rival Lastori, Riswan Yusman, Wahyudi Hamisi. (dedi)

Artikel Terkait