PALEMBANG — Sriwijaya FC dan Barito Putera yang akan bertanding dalam lanjutan kompetisi Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 dipastikan tidak akan diperkuat pemain terbaiknya. Tuan rumah harus kehilangan Yu Hyun Koo yang terkena hukuman larangan bermain oleh Komdis TSC 2016 usai laga melawan Persela Lamongan (11/11) lalu karena dianggap menendang botol usai pertandingan.

Selain Yu Hyun Koo, laskar wong kito juga tidak akan didampingi oleh pelatih kepala Widodo C Putro di laga ini. Sama seperti Yu, WCP juga mendapat sanksi larangan mendampingi tim di pekan 30 ini karena dianggap melakukan pelanggaran saat laga melawan Persela Lamongan.

Kondisi ini sendiri mendapat reaksi dari manajemen SFC yang menganggap hukuman ini terlalu berlebihan. “Bahkan saat kita mendapat surat peringatan, disebut official yang melakukan pelanggaran, namun saat keluar sanksi dinyatakan pelatih yang melakukan hal tersebut di menit 65 babak kedua. Saat kita komunikasi lisan terakhir justru diralat dan disebut karena pernyataan saat sesi press conference usai pertandingan, ini sangat membingungkan. Begitu juga dengan kejadian pelanggaran Yu Hyun Koo, kita sudah sampaikan klarifikasi namun tetap diambil hukuman seperti ini, padahal sudah ada denda yang harus kita bayar, jadi rasanya sangat berlebihan,” keluh Achmad Haris, sekretaris tim SFC saat dikonfirmasi Minggu (27/11) siang.

Menurutnya, sanksi denda yang diberikan kepada SFC usai laga melawan Persela Lamongan juga sangat bisa diperdebatkan. “Kenapa ada perbedaan saat surat peringatan dengan surat jatuhnya sanksi. Dan disana disebut pemain SFC melakukan protes berlebihan usai pertandingan, padahal di klarifikasi sudah kami minta disebut siapa pemain yang melakukan karena kapten tim sudah menyatakan bahwa seluruh rekan-rekannya yang lain tidak mengeluarkan kata-kata SARA, makian atau ucapan kotor ke wasit,” tambahnya.

Sementara itu, di kubu tim tamu pelatih Yunan Helmi sudah dipastikan tidak dapat menurunkan mesin golnya Carlos Luis Junior karena mengalami cedera. Pemain asal Brasil yang sudah mencetak 16 gol untuk Barito ini tidak dibawa ke Palembang karena masih terkena hamstring dan memerlukan waktu penyembuhan lebih lama. “Carlos Junior memang tidak dalam kondisi 100 persen, sehingga sangat riskan jika dimainkan. Begitu juga Thiago Amaral yang juga belum fit, jadi di Palembang nanti kami hanya akan diperkuat 2 legiun asing yakni Lim Jun Sik serta Thierry Gauthessi,” jelasnya.

Diakuinya, di putaran kedua ini pihaknya pun sudah berkomitmen untuk lebih banyak memberikan ruang dan kesempatan bermain bagi pemain muda. “Memang tetap ada kombinasi dengan pemain senior, namun kami sudah komitmen untuk mengorbitkan binaan sendiri misalnya dari skuad Barito Putera U21 serta PON Kalsel lalu. Sejauh ini penampilan mereka juga tidak mengecewakan dan terus kami pantau hingga turnamen ini berakhir,” pungkasnya. (dedi)

RelatedPost