Usai melakukan game internal, pelatih Sriwijaya FC Beny Dollo mengatakan bahwa Firman Utina dkk akan kembali melakukan latih tanding dan kali ini direncanakan melawan tim lokal PS Pusri, Senin (18/1) sore di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang. Menurut Bendol, latih tanding ini memang sengaja digelar agar para pemain kembali mendapatkan sentuhan dan atmosfer pertandinga setelah hampir seminggu digenjot fisiknya.

“Kami juga ingin melihat bagaimana kondisi fisik pemain, apakah sudah mencapai kondisi kebugaran yang diinginkan, apakah sudah siap bermain selama 90 menit,” ujar eks pelatih timnas ini. Menurutnya, meski kini banyak dihuni pemain bintang, namun bukanlah jaminan akan mudah meraih kemenangan nantinya.

“Saya tidak melihat itu sebagai sebuah keuntungan, mereka tetap harus bekerja keras, apalagi masuknya banyak pemain baru tentu membuat kami harus menyatukan kembali pemahaman strategi permainan yang akan dikembangkan nantinya,” ungkapnya.

Dirinya pun menegaskan bahwa masuknya pemain yang berlabel bintang di SFC kini harus memacu para pemain muda laskar wong kito untuk terus meningkatkan kemampuannya. “Mereka tidak boleh minder, justru harus mencontoh bagaimana seniornya itu berlatih. Tapi saya sendiri melihat pemain muda SFC banyak peningkatan dan beberapa diantara bisa mencuri peluang masuk line up nantinya,” tambahnya.

Sementara itu, manajer tim SFC Nasrun Umar mengundang masyarakat dan pecinta SFC untuk menonton langsung latih tanding dan sesi latihan tim kedepannya di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring. “Suporter adalah bagian tidak terpisahkan dari perjalanan dan kesuksesan SFC selama ini, tentu kehadiran pemain ke-12 dari tribun akan sangat memacu semangat para pemain di lapangan,” ungkapnya. Latih tanding ini sendiri memang akan digelar gratis tanpa dipungut biaya.

Manajemen SFC sendiri pada Sabtu (16/1) malam telah menggelar pertemuan dengan 3 kelompok suporter SFC yakni Singa Mania, Sriwijaya Mania, Simanis plus 2 komunitas yakni SFC Kaskus dan SFC Facebook Community. Dalam pertemuan ini, pihak manajemen SFC menyaring asprirasi dan masukan dari pecinta SFC tersebut, mulai dari permasalahan mahalnya jersey, proses perekrutan pemain hingga ide berdirinya cafe SFC yang akan dilengkapi dengan Museum SFC.

Artikel Terkait