Nada optimisme diusung kedua tim yang akan berlaga di babak semifinal turnamen Piala Bhayangkara yakni Arema Cronus dan Sriwijaya FC. Seringnya kedua tim bertemu membuat laga yang dimainkan Kamis (31/3) malam di stadion Kanjuruhan Malang ini akan berjalan alot dan menarik.

“Saya pikir baik Arema dan SFC sudah sama-sama tahu karena sudah sering bertemu, jadi peluangnya fifty-fifty dan tinggal siapa yang lebih siap. Dan kami pun sudah belajar banyak dari banyaknya laga yang kami mainkan melawan Arema,” jelas asisten pelatih SFC, Hartono Ruslan saat sesi jumpa pers Rabu (30/3) siang di Malang.

Salah satu yang sangat menjadi sorotan pihaknya adalah sektor emosi pemain SFC yang kerap mudah dipancing oleh tim lawan saat pertandingan.  “Di pertemuan terakhir, saat laga masih lengkap artinya sebelas melawan sebelas, SFC mampu dominan dan unggul. Namun saat harus ada pemain yang keluar karena mendapat kartu merah, maka keseimbangan hilang dan akhirnya kami harus menerima kekalahan,” ungkap eks pelatih Persik Kediri ini.

Pihaknya pun menyatakan bahwa seluruh pemain Arema sangatlah berbahaya dan tidak akan memberikan penjagaan khusus kepada Christian Gonzales semata. “Di laga terakhir, gol Arema ke gawang kami bukan hanya dari Gonzales saja. Yang paling penting harus kami lakukan di laga ini adalah disiplin dan fokus, belakangan ini itu yang sering kali terjadi di SFC,” bebernya.

Sementara itu, di kubu tuan rumah asisten pelatih Joko Susilo justru lebih menyoroti faktor psikologis anak asuhnya yang kerap tidak bermain lepas saat di kandang. “Sama seperti yang dikatakan pelatih SFC tadi, kami sudah sering bertemu dan ada yang berhasil kami menankang ataupun kalah. Namun belakangan ini di babak semifinal turnamen, SFC seringkali gagal dan itu sangat menjadi catatan,” ujarnya.

Menurutnya, walaupun bermain di kandang sendiri namun dukungan dari ribuan Aremania yang memadati Kanjuruhan terkadang malah berbalik menjadi tekanan bagi Christian Gonzales dkk. “Pemain malah kadang merasa terbebani dan itu sangat bisa dimanfaatkan oleh SFC. Jadi kami harapkan Aremania lebih pintar, tidak terpengaruh dengan taktik di lapangan karena kami dan seluruh pemain sudah siap. Bendol sangat cerdik dan pandai mengenai hal ini,” pungkasnya.

Perkiraan susunan pemain :

SFC (4-2-3-1) : Dian Agus Prasetyo, Supardi, Fahrudin, Achmad Jufrianto, Syaiful Indra, Yu Hyun Koo, Ichsan Kurniawan, M Ridwan, Bayu Gatra, Hilton Moreira, Beto Goncalves.

Cadangan : Yogi Triana, Wildansyah, Ngurah Nanak, Zalnando,TA Musafri, Airlangga Sucipto, Asri Akbar

Arema Cronus (4-2-3-1) : Kurnia Meiga, Hasyim Kipuw, Goran Gancev, Hamka Hamzah, Ryuji Utomo, Alfarizi, Hendro Siswanto, Raphael Maitimo, Esteban Viscara, Srdan Lopicic, Christian Gonzales

Cadangan : Kadek Wardana, Beny Wahyudi, Junda Irawan, FA Saragih, Juan Revi, Sunarto, Dendi Santoso