LAMONGAN — Meski belakangan sering mengisi posisi starting eleven Sriwijaya FC, namun sosok Marco Meraudje tidak diikutkan saat persiapan laga melawan Persegres, Senin (24/7) malam di stadion Surajaya Lamongan. Namun caretaker tim laskar wong kito Hartono Ruslan menolak anggapan bila tidak dibawanya Marco dikarenakan permasalahan yang sempat dialami pemain asal Papua ini beberapa hari terakhir.

“Persiapan kami berjalan seperti biasa, seluruh pemain tetap fokus berlatih dan tidak terpengaruh dengan pemberitaan belakangan ini,” ungkapnya saat sesi pre post match, Minggu (23/7) sore. Padatnya jadwal yang harus dihadapi oleh Alberto Goncalves dkk di akhir bulan Juli disebutnya menjadi alasan mengapa akhirnya memarkir Marco.

“Setelah melawan Persegres, kami ada jadwal padat dari tanggal 30 Juli hingga 5 Agustus. Dalam kurun waktu tersebut ada 3 pertandingan yang harus kami mainkan, tentu akan sangat menguras fisik dan mental pemain sehingga saya memutuskan untuk melakukan rotasi,” jelasnya.

Usai menjamu Persipura di kandang pada 30 Juli, SFC memang harus melakoni laga tunda melawan Perseru Serui yang seharusnya digelar usai Idul Fitri lalu. “Kami hanya ada jeda 2 hari kemudian sudah bermain lagi melawan Perseru dan 3 hari sesudahnya harus away ke Samarinda, tentu bila tidak diatur dengan baik maka fisik pemain bisa drop,” tambahnya.

Dirinya mencontohkan Zalnando yang awalnya masuk dalam skema yang dipersiapkan untuk melawan Persegres, namun akhirnya batal dibawa karena mengalami sakit. “Kondisinya diluar dugaan, usai laga melawan Bali United kakinya bengkak dan sedikit demam, hal seperti ini tidak kami harapkan terulang sehingga rotasi menjadi pilihan,” pungkasnya. (dedi)

Artikel Terkait