Hasil kurang maksimal yang diperoleh Sriwijaya FC mendapat perhatian khusus dari tim pelatih. Beberapa pemain yang dinilai bermain kurang maksimal di 2 laga perdana diisyaratkan akan mendapat rotasi saat laskar wong kito harus menghadapi 2 laga berikutnya, yakni lawatan away ke kandang PSM Makassar (11/4) dan Persiba Balikpapan (16/4) mendatang.

“Peluang untukrotasi pasti ada, karena memang jadwal sangat padat,” ungkap asisten pelatih Hendri Susilo usai pertandingan. Dirinya pun tidak menampik bahwa performa Goran Ljubojevic belum dalam penampilan terbaiknya. “Kita memang tidak bisa terus menerus mengandalkan Goran, jadi bisa saja nanti kami akan bermain dengan striker lokal kala di 2 laga away,” jelasnya.

Hal yang sama juga kemungkinan terjadi di sektor pertahanan SFC. Wildansyah yang terpaksa ditarik keluar di babak kedua kala melawan Semen Padang terkena sakit. “Sehari setelah pertandingan kita akan libur, setelah itu akan kita lihat kondisi pemain. Tentu kita akan memainkan pemain yang benar-benar siap saja,” tegasnya.

Sementara itu, tidak ada waktu bagi Sriwijaya FC (SFC) untuk merenggangkan otot. Usai menjamu Semen Padang, Laskar Wong Kito langsung bergegas menyiapkan diri menuju markas PSM Makassar. Sekretaris Tim SFC, Achmad Haris, menuturkan, setelah menjalankan partai kedua di kandang, pemain hanya mendapatkan jatah istirahat satu hari. Karena besok, tim harus bertolak ke Makassar. “Kami harus menyesuaikan padatnya jadwal. Pemain hanya memiliki satu hari recovery dan Kamis (besok) nanti, tim langsung terbang ke Makassar,” tuturnya.

Menurut Haris, semua pemain sudah mengerti dengan kondisi dimana mereka harus bermain tandang, dengan waktu recoveryyang sangat minim. “Head coach sudah memberi pengarahan pada pemain tentang jadwal. Saya pikir pemain juga paham dengan kondisi ini, karena ini terjadi pada semua klub peserta, bukan hanya SFC,” tandasnya.

Manajer SFC Robert Heri, mengatakan, dari awal memang semua klub harus kerja ekstra untuk menjadi juara pada musim ini. Setelah kompetisi molor dua bulan, jadwal pertandingan di perketat menjadi tujuh bulan. “Mau bagaimana lagi, kita harus siap. Soal siapa pemain yang nanti dimainkan, itu pelatih yang lebih tahu,” katanya.

Pria yang juga menjabat Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Sumsel itu mengingatkan, agar seluruh pemain tetap mengedepankan kepentingan tim, demi memenangkan tiap pertandingan. “Sekali lagi saya ingatkan, pemain harus enjoy di tiap pertandingan. Apa yang dirasakan SFC, juga dirasakan tim lain. Kita perlu menang, walaupun main dikandang lawan,” pungkasnya.

Artikel Terkait