Sosok Isnan Ali selama ini lebih dikenal sebagai salah satu pesepakbola terbaik yang pernah bermain untuk timnas Indonesia. Pemain yang berposisi sebagai bek kiri ini pun pernah tercatat sebagai bagian dari skuad Sriwijaya FC sewaktu merengkuh double winner di musim 2007/2008 dan turut berperan dalam 5 gelar yang diraih laskar wong kito sewaktu kepelatihan Rachmad Darmawan.

Namun belakangan, pemain asal Makassar ini lebih banyak terlihat di Lubuk Linggau guna membantu pasangan Hendra Gunawan dan Suwarti, salah satu pasangan yang mengikuti Pilkada Mura kemarin. Isnan Ali sendiri memang tercatat sebagai salah satu simpatisan pasangan yang berhasil memenangkan pilkada Mura versi quick qount ini.

“Sebenarnya ini bukan yang pertama, karena saya sudah terlibat dalam pilkada 2010 lalu saat bapak Hendra maju sebagai wakil bupati. Dan sekarang kembali membantunya yang maju sebagai Bupati di Mura ini. Kalau ditanya alasannya, menurut saya beliau adalah sosok pemimpin yang sangat peduli kemajuan olahraga khususnya sepakbola, di samping itu kedekatan hubungan emosional dengan beliau menjadi alasan kuat saya turun langsung disini,” jelas Isnan.

Diakuinya, banyak pengalaman menarik yang didapatkannya selama membantu pasangan H2G saat kampanye lalu. “Saya ikut blusukan terjun langsung ke masyarakat dan menjadi lebih tahu kebutuhan dan permasalahan masyarakat kecil menengah di Mura,” jelasnya.

Namun dirinya mengakui banyak sekali perbedaan antara sepakbola dan politik. “Di politik, semua sulit di prediksi dan tidak ada yang pasti. Bahkan menurut saya jauh lebih tegang dibanding bermain bola. Mental pun harus lebih kuat, karena siap menang belum tentu siap kalah di dunia politik ini,” bebernya.

Namun meskipun sudah sedikit mencicipi dunia pollitik, Isnan menegaskan dirinya tidak tertarik untuk terjun lebih dalam. “Rasanya tidak, apa yang saya lakukan disini hanya untuk memajukan persepakbolaan Musi Rawas di bawah pimpinan Hendra Gunawaan,” tegasnya.

Sementara itu, Hendra Gunawan mengaku dirinya memang semasa masa kampanye lalu banyak melibatkan tokoh sepakbola nasional. “Saya lahir dari di lingkungan bola, duku pernah bermain juga. Ini bentuk kepedulian kami, terutama di saat sepakbola kita sedang terpuruk, saya ingin menghidupkan kembali animo itu kepada masyarakat. Dan tentunya saya berharap dengan hadirnya tokoh besar sepakbola nasional ini agar timbul bibit baru dari kabupaten Mura,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Nama-nama tenar yang pernah menjadi bagian dari SFC seperti coach Rachmad Darmawan, Isnan Ali, Mahyadi Panggabean, Amirul Mukminin, Septariyanto, Jecky Arisandi dan Rizky Dwi Ramadhana memang pernah didatangkan ke Mura untuk melakukan kegiatan coaching clinic serta laga amal oleh Hendra Gunawan.