PALEMBANG — Kegalauan sebagian besar Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan pemerintah provinsi Sumsel nampaknya terus berlanjut. Hingga kini pembayaran Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) Pegawai Negeri Sipil (PNS) belum mendapatkan angin segar.

Dikatakan Wakil Gubernur Sumsel, H. Ishak Mekki, bukan pemerintah tidak mau membayar TPP bagi PNS, tetapi kondisi anggaran keuangan saat ini tidak memungkinkan.

“Bukan kita nggak mau bayar, tapi kondisi keuangan kita yang mengalami efesiensi, TPP kan bukan hak tetapi itu kebijakan insetif dan tambahan,” jelas Ishak.

Menurutnya, yang menjadi hak para PNS adalah gaji pokok yang dibayar setiap bulannya. Namun, jika keuangan mumpuni, pemprov Sumsel akan membayar TPP bagi PNS.

Ishak mengakui, dirinya tidak bisa menargetkan kapan TPP cair karena kondisi anggaran. “Kita lihat keuangan dulu karena, TPP itu bukan hak pegawai dan juga bukan kewajiban dari pemerintah,” tegas Ishak. (juniara)

RelatedPost