PALEMBANG — Potensi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Sumatera Selatan tidak bisa dipandang sebelah mata dan harus dimanfaatkan secara baik oleh para pelaku usaha.

Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Gubernur Sumsel, H. Ishak Mekki. Menurutnya, Sumsel memiliki persediaan bahan baku berkualitas bagus l juga didukung dengan sumber daya manusia handal dibidangnya.

“Tinggal bagaimana supaya para pengusaha atau generasi muda memanfaatkan potensi yang ada di Sumsel agar bisa maju, apalagi untuk menyambut Asian Games Jangan sampai momen ini dimanfaatkan masyarakat luar,” katanya.

Ditambahkan Ishak Mekki, pada saat Asian Games, Sumsel akan banyak kedatangan tamu baik dari dalam maupun luar negeri. “Inilah waktu yang tepat untuk mempromosikan produk unggulan UMKM kita,” ungkapnya ketika ditemui di ruang kerjanya, Rabu (24/8).

Ditambahkan Ishak Mekki, tinggal kemauan masyarakat untuk memanfaatkan peluang tersebut dan juga harus didukung dengan pihak lain salah satunya Asosiasi Industri Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (IUMKM) Indonesia.

Diakuinya, dengan adanya Asosiasi IUMKM Indonesia dapat mendorong dan mensupport kegiatan UMKM di Sumsel dan menghasilkan produk unggulan. “Ini Asosiasi yang baru, kita harapkan nanti bisa memfasilitasi bagaimana cara distribusi dan pemasaran hasil produk UMKM,” ungkapnya.

Selain itu, untuk meningkatkan kualitas produk dan memperbaiki kekurangan UMKM di Sumsel caranya dengan sering melakukan pelatihan dan mengikuti bazar expo tingkat nasional. ” Asosiasi IUMKM dapat berperan untuk memberikan pengarahan dan fasilitas pelatihan terhadap UMKM,” katanya.

Sementara itu, ketua Asosiasi Industri Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (IUMKM) Indonesia, Apit Fathurohman mengatakan Asosiasi tersebut merupakan media bagi pelaku UMKM dengan pemerintah, perusahaan dan pihak lainnya.

Ditegaskannya, Asosiasi IUMKM juga siap mendukung perhelatan Asian Games 2018 dan menargetkan bisa mengambil peran dalam kawasan ekonomi khusus Tanjung api-api (KEK TAA).

Dikatakan Apit, pihaknya telah menjalin kerjasama dengan berbagai perusahaan dan mengikuti forum internasional mengenai UMKM. “Asosiasi IUMKM pusat sudah bekerjasama dengan Microsoft juga BNN karena anggota kita berperan untuk memerangi narkoba,” ugkapnya.

Untuk mempromosikan dan memasarkan produk UMKM di Sumsel, Apit mengatakan pihaknya juga menggunakan media sosial. “Di Youtube kita telah memiliki channel yaitu newstv dan berbagai media sosial lainnya seperti, Facebook, Instagram dan Twitter,” tutupnya. (juniara)

Artikel Terkait