Palembang – Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Ishak Mekki  secara resmi kukuhkan pengurus Badan Organisasi Wanita (BKOW) Sumatera Selatan Masa bhakti 2016-2021 di Griya Agung, Kamis (02/03).

Ketua BKOW Sumatera Selatan (Sumsel) masa bhakti 2016-2021 resmi dijabat oleh Hj Tartilah Ishak, dalam Pengukuhan BKOW provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) juga dihadiri langsung Dewan Penasehat BKOW Sumsel Hj. Eliza Alex.

Dalam kata sambutanya Ishak Mekki yang juga sebagai Dewan Pertimbangan BKOW Sumsel mengatakan, BKOW merupakan mitra pemerintah dalam membantu perkembangan peran wanita jauh lebih baik, melalui program-programnya BKOW berkontribusi penuh dalam  kesejahteraan masyarakat, tentunya manfaat ini juga tidak hanya untuk anggota organisasi dan Pemprov Sumsel saja melainkan seluruh masyarakat Sumsel.

Terkait masalah-masalah yang sering dihadapi wanita di daerah yang  maju dengan kemajuan teknologi yang ada,  adalah kasus  perdagangan wanita dan kekerasan anak tentunya hal ini menjadi dampak negatif yang tidak diharapkan dari kemajuan teknologi.

“Nah diharapkan peranan elementasi dilapangan BKOW bisa menetralisir dampak negatif dari kemajuan teknologi, dan yang tidak kalah penting BKOW juga diharapkan untuk mensetarakan tugas rumah tangga dan tugas organisasi,” harapnya.

Lanjut Ishak, sebagai induk organisasi dari berbagai oraganisasi wanita di Sumsel ini, BKOW harus bekerja sama melaksanakan program-program BKOW, sehingga keputusan program juga  untuk kepentingan bersama.

“Untuk itu BKOW harus bekerja sama, jangan sendiri-sendiri sehingga keputusan itu untuk kepentingan kita bersama,” ajaknya.

Sementara Dewan Penasehat Hj. Eliza Alex dalam sambutanya mengucapkan selamat kepada Ketua BKOW provinsi Sumsel yang baru, dan juga mengharap program-program yang akan dilaksanakan lancara sebagaimana tujuanya.

Dikatakan Eliza, sebagai Ketua sudah pasti mempunyai tugas dan tanggung jawab yang besar apalagi BKOW induk dari semua organisasi wanita di Sumsel, tentunya BKOW harus mengayomi diantara seluruh organisasi wanita di Sumsel. Selain itu BKOW juga sebagai motor penggerak kegiatan yang bersifat nasional.

Lanjut Eliza, BKOW juga harus turut serta berkontribusi dalam memerangi narkoba menyelamatkan kehidupan perempuan, dengan cara mensosialisasi sampai ke masyarakat yang paling bawah.

Ketua BKOW provinsi Sumsel Hj. Tartilah menguraikan, BKOW beranggotakan 44 organisasi wanita di provinsi Sumsel, sesuai fungsinya BKOW merupakan wadah untuk mewujudkan pembangunan melalu tata kelola yang baik dan benar. BKOW provinsi Sumsel berusaha menjadi organisasi yang  bertujuan memberdayakan potensi daya guna wanita dengan keadilan gender dalam segala aspek.

“Kita dapat melaksnakan tugas dengan baik sesuai visi dan misi,” terangnya – Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Ishak Mekki  secara resmi kukuhkan pengurus Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Sumatera Selatan Masa bhakti 2016-2021 di Griya Agung, Kamis (02/03).

Ketua BKOW Sumatera Selatan (Sumsel) masa bhakti 2016-2021 resmi dijabat oleh Hj. Tartilah Ishak, dalam Pengukuhan BKOW provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) juga dihadiri langsung Dewan Penasehat BKOW Sumsel Hj. Eliza Alex.

Dalam kata sambutanya Ishak Mekki yang juga sebagai Dewan Pertimbangan BKOW Sumsel mengatakan, BKOW merupakan mitra pemerintah dalam membantu perkembangan peran wanita jauh lebih baik, melalui program-programnya BKOW berkontribusi penuh dalam  kesejahteraan masyarakat, tentunya manfaat ini juga tidak hanya untuk anggota organisasi dan Pemprov Sumsel saja melainkan seluruh masyarakat Sumsel.

Terkait masalah-masalah yang sering dihadapi wanita di daerah yang  maju dengan kemajuan teknologi yang ada,  adalah kasus  perdagangan wanita dan kekerasan anak tentunya hal ini menjadi dampak negatif yang tidak diharapkan dari kemajuan teknologi.

“Nah diharapkan peranan elementasi dilapangan BKOW bisa menetralisir dampak negatif dari kemajuan teknologi, dan yang tidak kalah penting BKOW juga diharapkan untuk mensetarakan tugas rumah tangga dan tugas organisasi,” harapnya.

Lanjut Ishak, sebagai induk organisasi dari berbagai oraganisasi wanita di Sumsel ini, BKOW harus bekerja sama melaksanakan program-program BKOW, sehingga keputusan program juga  untuk kepentingan bersama.

“Untuk itu BKOW harus bekerja sama, jangan sendiri-sendiri sehingga keputusan itu untuk kepentingan kita bersama,” ajaknya.

Sementara Dewan Penasehat Hj. Eliza Alex dalam sambutanya mengucapkan selamat kepada Ketua BKOW provinsi Sumsel yang baru, dan juga mengharap program-program yang akan dilaksanakan lancara sebagaimana tujuanya.

Dikatakan Eliza, sebagai Ketua sudah pasti mempunyai tugas dan tanggung jawab yang besar apalagi BKOW induk dari semua organisasi wanita di Sumsel, tentunya BKOW harus mengayomi diantara seluruh organisasi wanita di Sumsel. Selain itu BKOW juga sebagai motor penggerak kegiatan yang bersifat nasional.

Lanjut Eliza, BKOW juga harus turut serta berkontribusi dalam memerangi narkoba menyelamatkan kehidupan perempuan, dengan cara mensosialisasi sampai ke masyarakat yang paling bawah.

Ketua BKOW provinsi Sumsel Hj. Tartilah Ishak menguraikan, BKOW beranggotakan 44 organisasi wanita di provinsi Sumsel, sesuai fungsinya BKOW merupakan wadah untuk mewujudkan pembangunan melalu tata kelola yang baik dan benar. BKOW provinsi Sumsel berusaha menjadi organisasi yang  bertujuan memberdayakan potensi daya guna wanita dengan keadilan gender dalam segala aspek.

“Kita dapat melaksnakan tugas dengan baik sesuai visi dan misi,” terangnya. (rill)

Artikel Terkait