Palembang -Wakil Gubernur Sumatera Selatan Ir. H. Ishak Mekki MM secara resmi membuka kegiatan forum investasi infrastruktur bidang Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Provinsi Sumsel tahun 2017. Forum ini di gelar salah satunya untuk mensosialisasikan terkait peluang dan kemudahan berinvestasi di Sumsel. Kegiatan berlangsung di Hotel Aryaduta Palembang, Senin (27/2).

Hadir dalam kesempatan ini, Dirjen Bina Konstruksi Kementrian PUPR RI, Yusid Toyib, M.Eng. SC, Direktur Bina Investasi Infrastruktur Kementrian PUPR RI, Ir. Ober Gultom, Asisten Deputi Perumahan, Pertanahan dan Pembiayaan Infrastruktur Kemenko Bidang Perekonomian RI, Dr. Ir. Bastary Pandji Indra, Msp, serta para narasumber diantaranya, Ketua DPRD Sumsel H.M. Giri Ramanda, Senior Vice President Corporate Secretary PT. Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero), Pratomo Ismujatmika, Kepala Dinas Penanaman Modan dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Sumsel, Ruslan Bahri, dan Perwakilan PT. Astratel Nusantara, Ir. Krist Ade Sudiyono, MM. Peserta forum investasi sendiri meliputi para asosiasi, Investor, perbangkan dan perusahaaan-perusahaan lainnya.

Wakil Gubernur Sumsel Ishak Mekki dalam sambutanya mengungkapkan bahwa dirinya sangat menyambut baik forum ini serta mengapresiasi seluruh perwakilan pemerintah Kabupaten/Kota se-Sumsel yang hadir dalam forum ini.

Menurut Ishak Mekki, kegiatan ini sangat penting karena dimasa yang sulit saat ini, pembangunan infrastruktur sangat diperlukan peran serta pihak swasta melalui investasi. Selain itu, sosialisasi melalui forum ini akan memberikan pemahaman yang lebih akurat terkait penanaman modal di Sumsel.

“Kalu ingin berinvestasi di Sumsel banyak daya tariknya, dan pemerintah Sumsel sendiri berkomitmen dan bertekat meningkatkan investasi dengan berbagai trobosan seperti mempermudah proses perizinan investor dan memaksimalkan pelayanan perizinan satu pintu,” terangnya.

Lanjut Ishak Mekki, Provinsi Sumsel memiliki beberapa peluang investasi yang prioritaskan mulai dari Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Api-Api, Jalan Toll, Kereta Api, PLTU dan berbagai peluang investasi lainnya.

Dijelaskan Ishak Mekki, sebenarnya tidak ada kekhawatiran dari para investor jika ingin menanamkan modal di Sumsel. Pasalanya, segala kemudahan diberikan bagi investor mulai dari perizinan hingga pengurangan pajak.

“Kita berikan kemudahan mulai dari perizinan, setelah persyaratan dilengkapi izin akan dikeluarkan. Selain itu, sistem perizinan sendiri transpaaran dan terukur, jadi tidak ada lagi kekhawatiran investor, semua akan kita jamin,” tegasnya.

Ketua DPRD Provinsi Sumsel H.M. Giri Ramanda mengatakan, Sumsel memiliki Perda Nomor 8 tahun 2011 yang harus dipenuhi para investor ketika ingin menjalin kerjasama dengan pemerintah daerah. Menurutnya, sangat diharapkan selain persyaratan yang menjadi kelengkapan dalam Perda tersebut juga disertai proposal investasi yang menggambarkan apa yang akan didapat Pemerintah Sumsel melalui kerjasama itu.

“Tentu kita tidak mau memberikan hak kepada pihak swasta untuk berinfestasi, tanpa memberikan keuntungan yang jelas kepada pemerintah Sumsel, karena ini menyangkut aset yang dimiliki pemerintah Sumsel,” ujarnya.

Sementara, Direktur Bina Investasi Infrastruktur Kementrian PUPR RI, Ir. Ober Gultom, mengatakan, forum ini dimaksudkan untuk meningkatkan investasi khususnya bidang PUPR di Sumsel, serta untuk mengetahui langsung kondisi dan kemajuan yang sudah ada di Sumsel saat ini, serta sekaligus mensosialisasikan bahwa salah satu trobosan pembangunan infrastruktur adalah melibatkan pihak swasta melalui investasi.

Menurutnya, Sumsel merupakan daerah yang sangat berpeluang dalam meningkatkan investasi, sehingga melalui forum ini diharapkan pemasaran investasi Sumsel dapat terlaksana optimal dan berdampak meningkatnya investasi di Sumsel.

“Tidak perlu ragu-ragu berinvestasi di Sumsel, karna Sumsel memiliki potensi yang sangat luar biasa berkat strategi dan trobosan yang dilakukan Gubernur Sumsel Alex Noerdin dan Wakil Gubernur Sumsel Ishak Mekki,” pungkasnya. (rill)

Artikel Terkait