PALEMBANG — Wakil Gubernur Sumatera Selatan Ishak Mekki menyampaikan apresiasi yang tiinggi serta rasa bangga kepada kontingen Provinsi Sumsel yang telah menorehkan prestasi di ajang Pekan Paralympic Nasional (Peparnas) ke-XV/2016 di Jawa Barat Oktober lalu.

Menurut Ishak Mekki, kontingen Peparnas Sumsel prestasinya sangat membanggakan karena mengalami peningkatan dari peparnas di Pekanbaru Provinsi Riau 2012 lalu. Di Peparnas Riau, Sumsel mendapat 13 emas, 9 perak dan 9 perunggu. Sementara di Peparnas Jawa Barat 2016 Sumsel berhasil perolehan medali 24 emas, 20 perak dan 29 perunggu. Perolehan medali ini membukatikan adanya peningkatan prestasi atlet Sumsel.

“Kita Apresiasi para Atlet, Pelatih dan Official karena tidak mungkin ada prestasi jika tanpa pembinaan, saya berharap ini terus di tingkatkan, Pemerintah Sumsel selalu berupaya dan memberikan nilai lebih bagi para atlet berprestasi,” ungka Ishak Mekki saat menghadiri pembubaran kontingen PEPARNAS XV tahun 2016 di Gedung B Wisma Atlet Jakabaring Palembang, Selasa (15/11).

Nampak hadir pada pembubaran kontingen ini, Asisten III Bidang Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Sumsel Ahmad Najib, Ketua Nasional Paralimpik Komite Provinsi Sumsel, Rian Yohwari, Staf Ahli Bidang Sosial, Kesra dan SDM, Kota Palembang, Dr. Ir. Ana Heryana MT, sertaPara Atlet dan Official Peparnas XV tahun 2016 sebanyak 126 orang.

Ishak Mekki menambahakan, Provinsi Sumsel saat ini sudah menjadi pusat percontohan olahraga berkat terus bergulirnya event olahraga Internasional di Sumsel, Selain itu, Sumsel juga menjadi tujuan utama wisata olahraga ditambah lagi prestasi membanggakan kontingen Peparnas Sumsel yang berhasil masuk 8 besar dari 34 Provinsi yang ikut serta dengan perolehan medali 24 emas, 20 perak dan 29 perunggu.

“Pada kesempatan yang baik ini, saya mengucapkan selamat kepada seluruh kontingen atlet dan official karena telah mengerahkan kemampuan terbaik dan pantang menyerah yang telah menorehkan prestasi,” ujar Ishak Mekki.

Terkait bentuk apresiasi Pemerintah Provinsi Sumsel, Ishak Mekki menjelaskan, semuanya sudah ada amanat yang ditetapkan melalui peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga yang menegaskan tentang apa yang bisa diberikan pemerintah daerah kepada atlet berprestasi dengan menyesuaikan dengan kemampuan keuangan Pemerintah daerah.

“Yang pasti, Pemerintah Provinsi Sumsel ingin memberikan yang terbaik dan memberikan bonun lebih, menurut saya, minimal bunus sama dengan PON kemarin,” ungkapnya.

Untuk diketahui, hasil yang dicapai para atlet merupakan hal yang sangat membanggakan, karena dengan keterbatasan anggaran dan latihan, tidak menyurutkan mental para atlet untuk bertanding dan memberikan prestasi yang terbaik.

Dari hasil pertandingan di cabor catur, Sumsel berhasil memborong 8 medali emas dari target 3 emas. Dua atlet Sumsel atas nama Jendi Pengabean dan Bejita berhasil menyapu medali emas di nomor renang dan angkat berat serta memecahkan rekor Asean Paragames. Selain itu, di cabor lain 3 emas berhasil diraih oleh Haliman di Cabor lari 800 meter, Agustinus T 13 800 M, dan Ariangsih f20 pada lempar lembing putri, serta perolehan medali lainnya. (ril/humas pemprov)

RelatedPost