PALEMBANG — Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata Sumsel, Irene Camelyn Sinaga mengatakan untuk angkatan pertama Politeknik Pariwisata Palembang (Poltekpar), pemerintah provinsi Sumatera Selatan (pemprov Sumsel) mengupayakan pelayanan dan mutu terbaik.

Salah satunya dengan menandatangani nota kesepahaman dengan International Management Institute Switzerland dan Asia Pasific Institute for Event Management. Ada tiga point penting yang menjadi kesepakatan dalam.kerja tersebut, yakni untuk peningkatan kapasitas Mahasiswa, Dosen dan kurikulum.

Irene juga mengatakan, kedepannya Mahasiswa Poltekpar akan magang di Switzerland sedangkan dosennya akan kuliah. Keuntungannyang diperoleh, sambungnya, Mahasiswa akan mendapatkan double status.

Ditambahkannya, Jika Bandung mulai melakukan kerjasama dengan pihak luar setelah ada beberapa angkatan, Sumsel.patut berbangga diri karena memulai kerjasama dari angkatan pertama.

“Kalau bandung mulai mengadakan kerjasama di tahun keberapa, kita dari tahun awal mulai perkuliahan, jadi kita benar-benar jor joran, karena kita mengusahakan mutunya nggak mau ketinggalan,” ungkapnya dengan bangga, Rabu (12/10).

Selain itu, pembangunan gedung kuliah Poltekpar akan mulai dibangun oada awal 2017 mendatang. “Tadi konsultannya sudah datang, nanti konsepnya greencity dengan lahan seluas 20,33 hektare, tetapi di 2017 anggaran direncanakan 130 miliar untuk pembangunan fisik, mudah mudahan dianggarkan dalam tahun 2017 ini di APBN,” jelasnya.

Ditargetkan, pembangunan gedung Poltekpar selesai dalam waktu tiga tahun. Sedangkan untuk tenaga pengajar memang diakui Irene tahun ini belum ada dosen tetap. “Tetapi tahun ini juga mudah-mudahan diadakan rekruitmen untuk instruktur dan dosen tetap, jadi 2017 nanti sudah ada karena satu prodi minimal enam dosen tetap,” kata Irene optimis. (juniara)

RelatedPost