Laskarwongkito.com — Kita sepakat bahwa pendidikan menjadi salah satu cara utama dalam meningkatkan taraf hidup manusia. Dengan pendidikan, kita bisa memiliki kehidupan menjadi lebih baik. Paling minimal, pola pikir menjadi lebih baik dan tidak gegabah dalam bertindak.

Meskipun, pendidikan bukan melulu menjadi urusan pemerintah, namun peran utama dalam hal kebijakan, ada di tangan negara – dalam hal ini pemerintah. Peran Negara sangat besar untuk menjadikan pendidikan berkualitas.

Dengan kewenangan yang dimiliki serta didukung sumber daya yang memadai, negara bisa menciptakan sistem pendidikan yang baik untuk warganya.

Lima negara di bawah ini, masuk ke dalam negara yang mampu menyediakan sistem pendidikan yang baik. Negara apa saja itu?

1. Finlandia

(sumber foto: blogspot.com)

Sudah beberapa tahun ini Finlandia selalu menduduki predikat pendidikan terbaik di dunia, pendidikan di Finlandia mengacau pada sitem teori dan praktek. Jadi pendidikan di sana menuntut para siswa untuk aktif dan mencari jawaban atas permasalahan sendiri.

Untuk menuju pendidikan yang baik Finlandia sangat ketat dalam menyeleksi calon guru. Dimulai dari seleksi masuk ke perguruan tinggi. Hanya orang-orang yang berkategori pintar saja yang bisa masuk jurusan ini.

Menjadi guru di Finlandia merupakan salah satu profesi yang diminati, meskipun gaji guru di sana relatie kecil. Namun sosok guru di Finlandia begitu dihormati oleh semua lapisan masyarakat, bagi mereka, guru adalah teladan yang patut dihormati.

Jam belajar di Finlandia termasuk sedikit. Siswa hanya perlu menghabiskan waktu di sekolah sekitar 6-7 jam saja. Selebihnya, siswa dipulangkan tanpa beban PR, yang jamaknya sering ditemukan di Indonesia.

2. Korea Selatan

(sumber foto: wordpress.com)

Di peringkat kedua ada Korea Selatan. Berbeda jauh dengan Finlandia, Korea Selatan menerapkan jam sekolahnya jauh lebih lama yaitu sekitar 50 jam per minggu. Cukup jauh terpaut jika dibandingkan dengan Finlandia yang hanya 30 jam saja.

Baik sekolah negeri dan swasta pra sekolah memiliki program pendidikan yang sama, yaitu lebih banyak mengajarkan kemandirian, kreatifitas dan bersosialisasi dengan lingkungan. Mengajarkan tentang kehidupan sehari-hari.

Untuk jenjang sekolah dasar baik SD maupun SMP hampir sama seperti di Indonesia. Cuma yang membedakan adalah dalam cara mengajarnya dan tidak ada ujian kenaikan kelas, siswa yang bisa melalui proses jenjang sekolah dasar akan otomatis naik ke tingkatan yang lebih tinggi.

Pendidikan di SMU ini terdiri dari 3 bagian yaitu Sekolah Mengengah Umum, Sekolah Menengah Ekonomi dan Sekolah Mengengah Khusus. Di Sekolah Menengah Umum mempelajari mata pelajaran yang diperlukan untuk masuk perguruan tinggi.

Sekolah Menengah Ekonomi mata pelajaran yang diberikan adalah mata pelajaran yang dibutuhkan untuk masuk kerja. Sekolah Menengah Khusus adalah sekolah yang memberikan keterampilan khusus seperti bidang sains atau bahasa asing, olah raga dan lain-lain.

Siswa jika lulus SMU bisa bekerja atau masuk perguruan tinggi. Perguruan Tinggi di Korea terbagi 2 yaitu, masa pendidikan 4 tahun dan 2 tahun, sebagian besar mempelajari dasar-dasar kejuruan tentang mata kuliah keahlian, berbeda dengan masa pendidikan 4 tahun yang mempelajari keilmuan (teoritis).

3. Hongkong (Tiongkok)

(sumber foto: penulispro.com)

Pendidikan di salah satu wilayah Tiongkok tersebut, masih mengadopsi sistem pendidikan di Inggris yang sudah dimodifikasi dengan kultur masyarakat setempat.

Pendidikan di Hongkong lebih mengutamakan keahlian, pengetahuan, praktikal dan kemampuan interpersonal, isu-isu sosial budaya serta penerapan dalam praktek riil.

Dalam usia 3 tahun anak-anak di Hongkong sudah diperbolehkan masuk sekolah, dimulai dari TK kemudian ke Sekolah Dasar selama 6 tahun, setelah jenjang sekolah dasar selesai para siswa akan dilakukan pemeriksaan intens. Pemeriksaan ini bertujuan untuk menentukan sekolah yang pas untuk setiap anak.

Sekolah menengah di Hongkong terbagi menjadi dua tingkat yaitu Junior dan Senior, sekolah tersebut juga nantinya akan dibagi lagi menjadi tiga kelompok, pengelompokan ini bertujuan untuk menentukan peringkat dalam prestise akademis.

Di mana kelompok 1 tentu merupakan kelompok yang paling bergengsi. Dan dapat dengan mudah meneruskan ke jenjang yang lebih tinggi. Semakin peringkatnya baik maka dia akan masuk lebih mudah ke Universitas bergengsi.

Pengelompokan sekolah menengah ini merupakan kunci dari sistem pendidikan yang berhasil di Hongkong yang sudah diterapkan dari dulu hingga sekarang.

4. Jepang

(sumber foto: japanesestation.com)

Negara dengan tingkat gempa tertinggi di dunia ini berhasil menempati peringkat dengan pendidikan terbaik di dunia. Jepang dikenal mempunyai banyak ahli yang bisa mengusai ilmu tertentu.

Tak ubahnya di Indonesia, sistem kurikulum pendidikan di Jepang seringkali berubah-ubah demi mencapai kompetensi yang diinginkan. Kualitas guru semakin ditingkatkan dan kesejahteraannya semakin diperhatikan.

Hampir sama seperti di Finlandia, di Jepang tidak ada ujian kenaikan kelas. Siswa yang dianggap sudah mampu langsung naik ke kelas 2 dan seterusnya.

5. Singapura

(sumber foto: klimg.com)

Negara kecil di wilayah Asia Tenggara ini masuk sebagai negara maju dengan sistem pendidikan yang baik. Untuk sistem pendidikan di Singapura sebenarnya hampir sama seperti di Indonesia.

Hanya yang membedakan adalah untuk tingkatan sekolah menengah atas dibagi menjadi dua kelas, anak yang mempunyai kemampuan akademik tinggi dan anak yang berakademik standar.

Salah satu faktor yang menyebabkan pendidikan di Negeri Singa ini maju adalah sarana prasarana yang begitu lengkap, sehingga para pendidik atau guru tidak perlu bingung menerapkan media pembelajaran yang menarik.

Siswa-siswi di Singapura dituntut untuk lebih aktif dalam proses belajar mengajar, mereka harus bisa menguraikan jawaban secara bersama-sama mengenai permasalahan yang sedang dihadapi dalam proses belajar. Inilah juga yang menjadi sebab mengapa pendidikan di negeri itu maju.

Fiuhh, kapan ya sistem pendidikan Indonesia bisa menjadi unik dan menembus pendidikan terbaik di dunia? (red/dil)

RelatedPost