PALEMBANG — Untuk menghindari perdagang orang dan menertibkan agen travel yang memberikan janji manis kepada Jemaah haji dan umroh yang ingin berangkat ke tanah suci, Kementrian Agama (Kemenag) RI mengeluarkan peraturan baru.

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sumsel  H.M Alfajri Zabidi menyebutkan peraturan tersebut berupa surat rekomendasi dari Kemenag yang haris.dikantongi calon Jemaah ketika ingin membuat Paspor di kantor Imigrasi.

“Dengan aturan ini juga kita dapat memberikan perlindungan dan kenyamanan bagi calon jamaah Umroh dan Haji Khusus agar tidak ada lagi kasus Jamaah yang telantar, dan kita juga dapat tahu data rill berapa jamaah yang berangkat tiap tahunnya, ” tegasnya pada awak media, Selasa (14/03).

Alfajri menjelaskan, kebijakan tersebut sudah diterapkan mulai bulan ini dan dipertegas dengan adanya edaran langsung dari Dirjen Imigrasi provinsi Sumsel.

“Jemaah harus memiliki rekomendasi, jadi Imigrasi tidak akan mengeluarkan paspor kalau tidak betul jamaah itu jelas datanya di Kemenag, ” kata dia.

Oleh karena itu, dengan adanya kebijakan ini, Alfajri menginstruksikan kepada  travel-travel yang belum terdaftar, silahkan mendaftar di Kemenag Sumsel. Dikarenakan Travel yang resmi  terdaftar di Kemenag Sumsel hanya 29 Travel dan sisanya abal-abal

“Berfikirlah ulang, walalupun Travelnya itu perwakilan dari Jakarta,  itu harus di mendaftar dulu di Kanwil Kemenag,  jadi akan ada rekomendasi dari kanwil, ” singkatnya. (juniara)

Artikel Terkait