PALEMBANG — Pasca bebas secara bersyaratnya mantan ketua Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar dari lembaga permasyarakatan (LP), sang istri Ida Laksmiwati, kini lebih berhati-hati setiap kali mendampingi suaminya kemanapun pergi.
Dikatakan Ida, dirinya harus tahu terlebih dahulu, kemana tujuannya mau pergi. “Saya harus tau kemana bapak pergi, lapor dulu. Bukan mau membatasi, tetapi harus  lebih berhati-hati lagi,” jelasnya.

Menurut Ida, tidak banyak perubahan yang dialami Antasari Azhar setelah keluar dari LP. “Bapak hanya terlihat lebih gemuk, selebihnya tidak ada yang berubah,” kata dia.
 
Kedepannya, Ida tidak lagi mau  suaminya kembali ke pemerintahan dan lebih memilih mendukung suaminya menajdi seorang Dosen atau  Tenaga Pendidik.
“Saya lebih senang bapak menjadi Dosen, dibanding pejabat.  Ya, dimana saja (Perguruan Tinggi)  yang mau menerima,” ujar ibu dua orang anak ini.
Dijelaskan Ida, jika menjadi seorang Dosen, suaminya kan lebih bermanfaat bagi masuarakat, terutama kalangan muda yang masa depnnya masih cerah.
“Jadi ilmu bapak bisa ditularkan dengan orang lain, “ ungkapnya.
 
Terkait niat sang suami untuk mengusut kembali secara tuntas kasusnya, Ida mengatakan, dirinya dan keluarga mendukung penuh hal tersebut. Bukan karena dendam atau tidak ikhlas. “Kalau  mau mengkriminalisasi bapak, kenapa harus mengorbankan nyawa orang lain, itu yang menjadi alasannnya,” tutup Ida. (juniara)

RelatedPost