Sosok Ichsan Kurniawan belakangan muncul sebagai idola baru publik Palembang berkat penampilannya yang gemilang bersama Sriwijaya FC. Meski harus bersaing dengan sejumlah nama tenar di lini tengah laskar wong kito, namun pemain asal Martapura OKU Timur ini sukses mencuri perhatian dan menjadi rising star SFC.

Menanggapi hal ini, alumnus SFC U21 ini mengaku bahwa pencapaiannya tersebut bukanlah sesuatu yang sudah layak dibanggakan. “Perjalanan kompetisi masih panjang dan tantangan pasti akan lebih berat. Apalagi di kompetisi TSC ini peta kekuatannya cukup berimbang, tidak ada lagi tim yang begitu dominan,” jelasnya.

Namun menurutnya, 1 gol yang dicetaknya sewaktu SFC mencukur Madura United dengan skor telak 5-0, Minggu (15/5) kemarin sangat mempunyai arti penting untuknya. “Boleh dibilang ini adalah debut saya di kandang bersama tim senior SFC, bisa memenangkan pertandingan dan berhasil mencetak gol di depan suporter sendiri tentu sangat menyenangkan,” ungkapnya.

Kedepan, jebolan Sekolah Olahraga Negeri Sriwijaya (SONS) ini bertekad untuk terus meningkatkan permainannya bersama skuad SFC. “Di tim ini, saya beruntung bisa belajar banyak dari para pemain senior. Tidak hanya saat di lapangan, namun juga di luar urusan bola. Hal itu sangat membantu perkembangan saya sebagai pesepakbola profesional,” tambahnya.

Berbicara mengenai target, Ichsan mengaku akan terus bekerja keras agar terus mendapat kesempatam bermain di starting eleven SFC. “Saat latihan semua pemain bersaing secara sehat agar terpilih masuk tim inti, jika terus meningkatkan permainan saya juga ingin mendapat kesempatan membela timnas lagi, apalagi sanksi FIFA kini sudah dicabut,” ujar pemain yang lama tergabung di timnas U19 ini.

Selain itu, target lain yang tengah dikejarnya saat ini adalah membahagiakan kedua orang tuanya yang masih berdomisili di Martapura. “Semua pencapaian saya berkat doa dan dukungan keluarga. Orang tua saya pun punya peranan yang sangat besar, jadi saya bertekad untuk membahagiakannya kedepan dan terus menjadi anak yang berbakti,” tekadnya.

Jika di bulan Mei ini Ichsan sudah berhasil memberangkatkan kedua orang tuanya untuk ibadah umroh, maka kedepan ada target lain yang akan diperjuangkannya. “Ada sebuah kebanggaan jika seorang anak bisa mengantar orang tuanya naik haji, sekarang saya sedang menabung agar cita-cita itu terwujud. Kebahagiaan mereka adalah pemacu semangat saya saat bertanding di lapangan,” pungkasnya. (deddy)

Artikel Terkait