PALEMBANG — Pemerintah pusat tengah mewacanakan kembali pemindahan ibu kota Negara Indonesia. Rencananya, ibu kota Negara akan dipindahkan ke Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Wacana pemindahan ibu kota ini sudah terjadi sejak Presiden pertama RI, Soekarno memimpin. Saat itu, dia memimpikan Palangkaraya menjadi ibu kota Negara.

Sebab, Palangkaraya merupakan kota di tengah-tengah Pulau Kalimantan. Selain itu, Kalimantan merupakan pulau terbesar di Indonesia.

Wacana ini hilang begitu saja. Kemudian, muncul kembali saat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjabat presiden RI di 2013. Lagi-lagi, Palangkaraya menjadi opsi utama perpindahan ibu kota ini.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun akhirnya melanjutkan wacana ini saat Presiden Jokowi melakukan kunjungan kerja ke Palangkaraya sekitar setahun lalu. Kala itu, Johan mengatakan, banyak masyarakat yang meminta agar Presiden merealisasikan pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke Palangkaraya.

Namun, nampaknya Palangkaraya belum siap menjadi ibu kota negara. Maka dari itu, Presiden meminta Kepala Bappenas mengkajinya secara mendalam.

Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo mengatakan saat ini wacana pemindahan Ibukota sedang dikaji secara mendalam oleh Bappenas.

“Pemindahan ibu kota sedang ditelaah oleh Bapennas dan hasilnya nanti akan dibahas oleh dewan,” singkatnya saa menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (Musrembang RKPD) di Hotel Swarna Dwipa, Senin (17/04). (juniara)

Artikel Terkait