PALEMBANG — Pangdam II Sriwijaya, Mayjen TNI Sudirman SH MM membuka Seminar Nasional dalam rangka HUT ke-71 TNI Tahun 2016 di Griya Agung, Palembang, Selasa (4/10).

Dalam kesempatan tersebut, Mayjen TNI Sudirman SH MM mengajak untuk mendukung terhadap ketahanan nasional yang bertujuan untuk memberikan semangat kepada generasi penerus untuk menjadi pemimpin yang berkualitas di masa yang akan datang.

“Untuk meneruskan perjuangan dan kepemimpinan serta untuk mendukung terhadap ketahanan nasional yang bertujuan untuk memberikan semangat kepada generasi penerus untuk menjadi pemimpin yang berkualitas di masa yang akan datang,” ungkap Sudirman saat memberikan sambutan Seminar Nasional tentang pewarisan sejarah kejuangan dan kepemimpinan di Griya Agung.

Mantan Danrem 044/Gapo ini berharap seminar ini berjalan lancar dan membuahkan karya bermanfaat bagi nusa dan bangsa. “Seminar Nasional dalam rangka HUT ke-71 TNI Tahun 2016 secara resmi saya buka,” ucapnya.

Seminar Nasional yang akan berlangsung selama 1 hari ini mengangkat tema Pewarisan nilai-nilai sejarah, kejuangan, dan kepemimpinan guna melanjutkan pembangunan di Sumatera Selatan dalam rangka mendukung terwujudnya ketahanan
nasional.

Seminar tersebut diikuti oleh 435 orang, terdiri dari para Komandan/Kabalak jajaran Kodam II/Swj, Perwakilan TNI AD, AL, AU, LVRI, PPM, PPAD, FKPPI, KNPI, Pepabri, Tomas, Toga dan perwakilan Mahasiswa dengan menghadirkan Narasumber yang sangat kompeten.

Sebagai pembicara, pada seminar sesi pertama, Gubernur Sumsel Ir Alex Noerdin SH dengan materi pewarisan nilai-nilai kejuangan dan kepemimpinan bagi generasi penerus untuk mendukung terwujudnya ketahanan nasional, kemudian pada sesi kedua oleh Pangdam II/Swj dengan materi Proxy War.

Pada sesi ketiga, akan diisi oleh Guru Besar Unsri Prof DR dr H Yuwono MBiomed dengan materi meningkatkan kewaspadaan nasional dalam pewarisan kepemimpinan
nasional untuk menghadapi tantangan dan peluang masa depan.
Kemudian dilanjutkan Sejarawan Sumsel yang juga Dosen UMP Drs H Ali Mansyur dengan materi meneladani semangat kepahlawanan dalam menghadapi agresi Belanda I dan II di Sumsel untuk meningkatkan jiwa nasionalisme.

Untuk sesi terakhir diisi Kolonel Purn Yakoup Chaidir SH dengan materi mengenang perang lima hari lima malam di Palembang sebagai momentum internalisasi semangat kejuangan.

”Tujuan seminar ini adalah memberikan gambaran, kepada generasi penerus bangsa, tentang pewarisan nilai-nilai sejarah dan kejuangan dalam pola kepemimpinan masa kini dalam menghadapi tantangan dan peluang kedepan.

Sehingga diharapkan para  generasi penerus bangsa mampu menjadi pribadi yang tangguh, berkualitas dan mandiri dalam menyongsong masa depan yang penuh harapan berikut tantangan yang menyertai,” tutupnya. (juniara)

Related Post