PALEMBANG — Sebagai bentuk kontribusi terhadap lingkungan dan pendidikan, PT Astra Honda Motor kembali menggelar program lanjutan dari “Go Green With Honda” yaitu pengembangan kultur jaringan tanaman. Kali ini, AHM bersama Astra Motor Sumsel selaku main dealer Honda bekerja sama dengan instansi pendidikan di Kabupaten Musi Banyuasin (2/11).

Bertempat di SMK Negeri 1 Babap Supat, AHM yang diwakili oleh Valleria Gadis dan perwakilan Astra Motor Sumsel, Rita Kusuma melakukan penandatanganan Surat Kerjasama Kegiatan Lingkungan (SKKL) dengan kepala sekolah SMKN 1 Babat Supat, Drs. Suparyanto, M.Si. Adapun isi SKKL tersebut membahas program Go Green With Honda dengan pengembangan laboratorium kultur Jaringan di SMKN 1 Babat Supat.

Selaku perwakilan dari AHM, Valleria Gadis mengatakan bahwa program Go Green With Honda ini merupakan wujud dari salah satu filosofi Astra yaitu “Menjadi milik yang bermanfaat bagi bangsa” dalam hal ini melalui Program Pendidikan dan Lingkungan. Ditargetkan bahwa sampai tahun 2020, Honda beserta jaringannya akan membuat Laboratorium Kultur Jaringan di setiap Propinsi.

“Kami berharap SMK dapat menjadi generator bibit di wilayah Sumatera Selatan untuk program penghijauan serta dalam rangka penyerapan emisi CO2 di udara akibat dari aktivitas kendaraan bermotor. Melalui program ini pula, kami ingin berkontribusi kepada pendidikan di Indonesia dengan teknologi Kultur Jaringan agar teknologi ini dikenal lebih dini lagi di jalur SMK”, ungkap Valleria Gadis.

Bukan hanya penyediaan laboratorium kultur jaringan tanaman saja, tetapi AHM juga memberikan pelatihan untuk para guru dalam pengelolaan Laboratorium Kultur Jaringan. Mengingat tantangan bagi bangsa Indonesia ke depan dalam menghadapi persaingan global, harapannya program ini dapat menjadi modal untuk menambah wawasan dan keterampilan untuk para  guru serta siswa-siswi yang belajar di SMK.

Dijelaskan Valleri Gadis, bahwa program Kultur Jaringan Tanaman ini juga menjadi salah satu kurikulum di SMKN 1 Babat Supat. Selain itu, program yang menggelontorkan dana senilai Rp 50.000.000 ini juga dapat dijadikan modal untuk mewujudkan sekolah berwawasan lingkungan atau yang lebih dikenal dengan sekolah adiwiyata.

Laboratorium Kultur Jaringan SMKN 1 Babat Supat ditargetkan dapat menghasilkan 12.000 pohon/tanaman setiap tahun. Program Go Green with Honda (Kultur Jaringan) ini merupakan kelanjutan dari program Go Green with Honda yang telah AHM lakukan sejak tahun 2009, dimana AHM telah membangun dan mengembangkan laboratorium kultur jaringan untuk menghasilkan bibit yang akan didistribusikan ke mitra kerja dan selanjutnya mitra kerja akan menanam bibit tersebut di berbagai lokasi.

Artikel Terkait